alexametrics
Jumat, 24 Sep 2021
radarmadura
Home > Berita Kota
icon featured
Berita Kota

Presiden Minta Pengusaha Bantu Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada

09 September 2021, 21: 03: 36 WIB | editor : Haryanto

EGALITER: Presiden Jokowi dalam sebuah kesempatan berbincang dengan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

EGALITER: Presiden Jokowi dalam sebuah kesempatan berbincang dengan Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (DOK RadarMadura.id)

Share this      

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para pengusaha membantu mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan kasus Covid-19. Meskipun telah mengalami tren penurunan kasus, Jokowi menegaskan pandemi Covid-19 belum berakhir.

Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat bertemu Presiden Jokowi bersama asosiasi pengusaha dan Kadin di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/9). Dia mengatakan, pandemi Covid-19 belum berakhir. Seluruh masyarakat harus terus waspada.

”Dan diminta kepada pimpinan-pimpinan perusahaan, para CEO, para asosiasi, dan Kadin untuk juga mengingatkan bahwa ini harus dijaga terus,” kata Airlangga dalam siaran pers yang diterima RadarMadura.id.

Baca juga: Direktur Poltera Bertemu Presiden RI

Airlangga mengatakan, kondisi Covid-19 di Indonesia saat ini perlu dijaga. Sebab, akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Menurut ketua umum DPP Partai Golkar ini, jika angka kasus Covid-19 kembali meningkat, pertumbuhan ekonomi nasional pun akan rendah.

”Karena pertumbuhan ekonomi itu berbanding terbalik dengan penanganan covid. Jadi kalau covid-nya tinggi, ekonominya akan rendah. Sebaliknya, apabila covid-nya rendah, ekonominya akan menggeliat,” jelasnya.

Airlangga yang juga ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menyebut, kasus Covid-19 sudah mulai terkendali. Karena itu, lanjut dia, Presiden Jokowi mendorong para pengusaha agar tetap optimistis menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Presiden juga menegaskan kepada perwakilan pengusaha bahwa perencanaan dan pembangunan ibu kota baru tetap dilanjutkan. ”Terkait dengan pembangunan ibu kota baru yang perencanaannya akan terus dilaksanakan, dengan perundang-undangan dan perkembangan ini akan dilakukan dalam 15 tahun sampai 20 tahun ke depan,” tegas Airlangga.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi didampingi Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Sementara perwakilan pengusaha yang hadir antara lain, Ketua Kadin Arsjad Rasjid, Ketum Aprindo Roy Mandey, dan Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja. (*/luq/par)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news