alexametrics
Jumat, 24 Sep 2021
radarmadura
Home > Bangkalan
icon featured
Bangkalan

Bupati Ra Latif Blusukan ke Sekolah-Sekolah

Pantau Langsung Pelaksanaan PTM

06 September 2021, 14: 23: 43 WIB | editor : Haryanto

SAYANG GENERASI PENERUS: Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyerahkan uang saku kepada murid SDN Kemayoran 1 yang mengikuti PTM, Senin (6/9).

SAYANG GENERASI PENERUS: Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyerahkan uang saku kepada murid SDN Kemayoran 1 yang mengikuti PTM, Senin (6/9). (Vivin Agustin Hartono/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di beberapa lembaga kemarin (6/9). Misalnya SDN Kemayoran 1, SMPN 1 Bangkalan, dan SMAN 1 Bangkalan.

Pria yang biasa disapa Ra Latif itu mengaku sengaja blusukan pada hari pertama PTM serentak digelar. Tujuannya, memastikan PTM berjalan dengan baik dan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

”Kapasitasnya sudah 50 persen. Kami mengimbau selalu disiplin prokes. Misalnya, mengenakan masker,” ucapnya.

Baca juga: Salah Satu Simpul Kehidupan Masyarakat Guyub

TAAT PROKES:  Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron didampingi Kepala Disdik Bambang Budi Mustika memantau PTM di SMPN 1 Bangkalan, Senin (6/9).

TAAT PROKES: Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron didampingi Kepala Disdik Bambang Budi Mustika memantau PTM di SMPN 1 Bangkalan, Senin (6/9). (Vivin Agustin Hartono/RadarMadura.id)

Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu berharap pelajar tetap semangat mengikuti PTM meski digelar secara terbatas. Dengan begitu, bisa menjadi generasi penerus yang dapat membanggakan Kota Salak.

Ra Latif mengingatkan pelajar yang memenuhi syarat terus dimotivasi agar bersedia divaksin. Meskipun, hal itu tidak menjadi syarat utama penyelenggaraan PTM. Tapi, demi terwujudnya kekebalan komunal.

”Insyaallah besok (hari ini, Red) akan dilakukan vaksinasi kepada 5.000 pelajar. Terutama untuk murid SMP, SMA dan SMK yang belum divaksin,” imbuhnya.

Ra Latif juga meminta kepala sekolah untuk terus memantau jalannya PTM. Itu untuk mengantisipasi adanya klaster baru persebaran Covid-19 di sekolah.

”Ke depan, semoga PTM bisa dilakukan secara berkesinambungan hingga situasi benar-benar normal,” harapnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan Bambang Budi Mustika menuturkan, PTM dilakukan semua jenjang pendidikan di bawah naungan institusinya. Mulai PAUD, SD, dan SMP.

”Kita menggunakan kurikulum darurat karena PTM ini masih uji coba. Apalagi, ada beberapa wali murid yang belum mengizinkan anaknya mengikuti PTM,” katanya.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan Agus Zein mengatakan, dimulainya PTM tidak terlepas dari melandainya kasus aktif Covid-19 di Bangkalan. Selama PTM, diimbau tidak kendur menerapkan prokes agar tidak ada kasus dan klaster baru.

”Semua pihak, mulai dari wali murid, pelajar, guru, dan warga sekolah lainnya benar-benar menaati prokes. Sehingga, PTM bisa dilanjutkan sampai suasana normal kembali seperti sebelum pandemi,” ulasnya. (jup)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news