alexametrics
Jumat, 24 Sep 2021
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Terbukti Terlibat Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Dua ASN Masuk Bui

27 Agustus 2021, 19: 09: 58 WIB | editor : Abdul Basri

Terbukti Terlibat Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Dua ASN Masuk Bui

Share this      

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Dua ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan masuk bui. Sebab, keduanya diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Mereka berinisial MB, 58, dan BS, 41.

Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura (JPRM), MB seorang guru di SDN Larangan Slampar 1, Kecamatan Tlanakan. ASN golongan IV itu divonis 10 bulan penjara dan kini sudah bebas.

Sementara BS adalah ASN di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan. Salah satu sopir dump truck tersebut divonis satu tahun penjara. Hingga kemarin (26/8), BS masih menjalani hukuman di sel tahanan.

Baca juga: Zona Kuning, Bupati Minta Masyarakat Tetap Terapkan Prokes

Analis Kepegawaian Muda Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan Abdul Malik membenarkan ada dua ASN yang diberhentikan sementara. ”Dua ASN diberhentikan sementara (BS dan MB),” ucapnya.

Menurut Malik, dua ASN yang diberhentikan sementara itu setidaknya mendapat dua sanksi disiplin tambahan. Pertama, seluruh penghasilan dua ASN tersebut dicabut. Kedua, pangkat mereka diturunkan. ”Penurunan pangkat ini selama tiga tahun,” sambungnya.

Dia menjelaskan, sanksi ini sudah sesuai dengan Peraturan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) 3/2020 tentang Juknis Pemberhentian PNS. ”Sejak keputusan pengadilan inkrah, penghasilan mereka dinolkan. Saat penyelidikan dan penyidikan, penghasilan mereka dipotong 50 persen,” terangnya kemarin (26/8).

Malik menambahkan, pemberhentian dua ASN tersebut tidak bersifat permanen. ”Karena sementara, nanti ketika sudah selesai menjalani masa hukumannya, kami proses pengangkatan kembali sebagai ASN,” tuturnya.

”Yang kami proses baru MB. Sebab, BS belum selesai menjalani masa hukuman, belum kami proses pengangkatan kembali,” jelas Malik.

Salah seorang teman kerja BS di DLH Pamekasan Juhari menerangkan, sebenarnya BS adalah orang baik. Dia tekun bekerja. Bahkan, BS terkenal pandai merawat mobil. ”Dia (BS) orang baik dan mobil yang dipakai pasti terawat,” terangnya. 

(mr/gky/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news