alexametrics
Jumat, 24 Sep 2021
radarmadura
Home > Bangkalan
icon featured
Bangkalan

Bupati Ra Latif Lantik 111 Kades Terpilih

28 Juli 2021, 17: 41: 55 WIB | editor : Haryanto

SESUAI PROKES: Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyematkan tanda jabatan kepada kades yang dilantik di Pendapa Agung Rabu (28/7).

SESUAI PROKES: Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyematkan tanda jabatan kepada kades yang dilantik di Pendapa Agung Rabu (28/7). (Vivin Agustin Hartono/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron melantik 111 kepala desa (kades) periode 2021-2027, Rabu (28/7). Pelantikan itu digelar secara online dan offline. Pelaksanaan kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai protokol kesehatan (Prokes).

Terdapat 18 kades terpilih yang dilantik secara offline di Pendapa Agung. Mereka perwakilan dari 18 kecamatan yang ada di Kota Salak. Sisanya, menjalani proses pengambilan sumpah jabatan secara online di kantor kecamatan masing-masing dengan merapkan protokol kesehatan (prokes).

Bupati yang biasa disapa Ra Latif itu menyampaikan, pilkades serentak yang dilaksanakan pada Minggu (2/5) berjalan aman, tertib, dan lancar. Itu menunjukkan bahwa masyarakat bangkalan sangat menghargai nilai-nilai demokrasi.

Baca juga: Airlangga Hartarto Ungkap Strategi Ekonomi Tetap Tumbuh saat PPKM

”Atas nama Pemkab Bangkalan saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak. Khususnya masyakat desa yang telah menyelenggarakan pesta demokrasi secara aman, tertib dan lancar,” ujarnya.

Dengan dilantiknya 111 kades terpilih itu, Ra Latif mengajak masyarakat untuk mendukung dan membantu program di desa. Perbedaan pilihan saat pilkades harus dilupakan untuk menyongsong masa depan desa yang lebih baik. ”Marilah bahu-membahu menggali potensi untuk membangun desa, ajaknya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Bangkalan berpesan kepada kades yang telah dilantik agar merangkul semua pihak. Termasuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kades tidak boleh membeda-bedakan saat melayani rakyat.

”Sebagai seorang pemimpin harus dapat menerima kritik dan saran dari masyarakat. Juga harus melaksanakan tugas yang telah diamanahkan,” himbaunya.

Agar pemerintahan di desa berjalan dengan baik, Ra Latif meminta kades yang dilantik segera mempelajari dan memahami tugas, kewajiban dan wewenang sebagai pejabat tertinggi di tingkat desa. Kades juga harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Misalnya, menaati aturan hukum yang berlaku.

”Kami tidak ingin ada kades yang telah dilantik terjerat hukum karena menyalahgunakan dana desa misalnya atau hal lain yang bertentangan dengan hukum,” ingatnya.

Pria berkacamata itu juga meminta kades yang baru dilantik untuk membenahi semua persoalan di desa. Seperti sumber daya aparatur, pendapatan dan penerapan managemen yang baik. Sehingga desanya semakin baik, mandiri dan maju. Kades juga diminta bertindak cepat dan mendukung kebijakan pemerintah dalam penanganan Vovid-19. Serta mendorong masyarakat untuk menaati prokes dan bersedia menjalani vaksinasi. ”Tetap aktif mengoptimalisasikan fungsi posko PPKM di desa,” pintanya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein menyampaikan, dengan dukungan perangkat teknologi yang tersedia, pemkab bisa menyelenggarakan pelantikan secara online. Itu untuk menghindari terjadinya kerumunan.

Agus juga mengimbau kades yang terpilih langsung action menyelaraskan programnya dengan kebijakan pemerintah pusat, provinsi dan daerah. Yakni dalam hal penanganan Covid-19 di Kabupaten Bangkalan

”Kades harus dapat mengambil keputusan yang strategis di desa, utamanya dalam rangka penanganan pandemi covid19,” pungkasnya. (jup)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news