alexametrics
Kamis, 29 Jul 2021
radarmadura
Home > Sampang
icon featured
Sampang

Ban Diduga Bocor, Ambulans Tabrakan di Camplong

22 Juli 2021, 15: 38: 58 WIB | editor : Abdul Basri

SITA PERHATIAN: Sejumlah warga Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, mengamati ambulans yang terlibat laka lantas kemarin.

SITA PERHATIAN: Sejumlah warga Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, mengamati ambulans yang terlibat laka lantas kemarin. (RAHMAD HIDAYAT FOR RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Jalan Raya Dharma Camplong, Sampang, kemarin dini hari (21/7) mendadak gempar. Sebab, mobil ambulans yang biasa digunakan untuk membawa pasien atau mayat terlibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Pemicunya, ban depan ambulans diduga bocor dan pecah.

Ceritanya, ambulans merek Toyota Innova berwarna putih itu melaju dari Surabaya menuju Pamekasan. Ambulans dengan nomor polisi B 1401 TIX tersebut membawa jenazah beserta dua anggota keluarganya. Setiba di Jalan Raya Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, ban depan sebelah kiri diduga bocor.

Akibatnya, ambulans yang dikendarai oleh Mohammad Zainal Zahruji, warga Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar) itu mengalami pecah ban. Karena mobil melaju dengan kecepatan tinggi, ambulans hilang kendali hingga oleng ke kiri dan nyungsep di pembatas jalan.

Baca juga: Pemkab Salurkan 22 Sapi dan 15 Kambing

Rahmad Hidayat, 33, salah satu warga Desa Dharma Camplong menuturkan, semula penduduk setempat tidak mengetahui laka lantas tunggal tersebut. Sebab, kejadiannya berlangsung dini hari sekitar pukul 01.15. Saat itu, sebagian warga sudah banyak tidur.

”Tiba-tiba terdengar suara benturan benda cukup keras. Warga kaget dan keluar rumah mengecek sumber suara. Saat ditemukan, kondisi ambulans rusak cukup parah. Kami lalu membantu mengeluarkan jenazah dan penumpang yang ada di ambulans,” ucapnya.

Sementara itu, Kanitlaka Satlantas Polres Sampang Iptu Eko Puji Waluyo mengatakan, anggotanya langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan. Selain mengamankan para pihak yang terlibat laka lantas, polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi yang ada di sekitar lokasi kejadian. ”Kami juga langsung melakukan olah TKP,” katanya.

Dijelaskan, di dalam ambulans terdapat tiga orang dan satu jenazah. Yakni, sopir Mohammad Zainal Zahruji asal Bandung beserta jenazah dan dua anggota keluarganya yang tercatat sebagai warga Pamekasan. ”Saya belum mengantongi identitas kedua anggota keluarga jenazah. Dua orang itu langsung balik ke Pamekasan dan dijemput ambulans lain,” tuturnya.

Ditambahkan, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Tapi, sopir ambulans mengalami luka-luka. ”Kerugian material sekitar Rp 25 juta. Ambulans sudah kami amankan di kantor. Kasus ini sedang kami selidiki lebih lanjut,” tutup mantan Kasubbaghumas Polres Sampang itu. (iqb)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news