alexametrics
Kamis, 29 Jul 2021
radarmadura
Home > Bangkalan
icon featured
Bangkalan

Pemkab Salurkan 22 Sapi dan 15 Kambing

22 Juli 2021, 15: 37: 24 WIB | editor : Abdul Basri

BERMANFAAT: Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyerahkan satu ekor sapi kepada ketua takmir Masjid Jamik Bangkalan di halaman Pendapa Agung kemarin.

BERMANFAAT: Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyerahkan satu ekor sapi kepada ketua takmir Masjid Jamik Bangkalan di halaman Pendapa Agung kemarin. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menyalurkan 22 ekor sapi dan 15 ekor kambing pada peringatan Hari Raya Idul Adha tahun ini. Puluhan hewan kurban tersebut selanjutnya didistribusikan kepada sejumlah takmir masjid dan pondok pesantren (ponpes).

Penyerahan puluhan hewan kurban secara simbolis itu dilakukan oleh Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron kepada takmir masjid di halaman Pendapa Agung, Senin (19/7). Hadir menyaksikan Wakil Bupati (Wabup) Bangkalan Mohni. Puluhan hewan kurban tersebut diharapkan bisa bermanfaat bagi warga Kota Salak.

Bupati R. Abdul Latif Amin Imron mengatakan, setiap tahun Pemkab Bangkalan rutin menyalurkan hewan kurban untuk disembelih di ponpes dan masjid. Itu sebagai wujud syukur pemerintah atas nikmat yang Allah SWT berikan kepada seluruh warga Bangkalan.

Baca juga: KORMI Batasi Peserta Lomba Jemparingan Tingkat Nasional

”Dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang, penyaluran hewan kurban diharapkan bisa meringankan beban masyarakat. Utamanya masyarakat yang terdampak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat,” ucap bupati yang akrab disapa Ra Latif itu.

Menurut Ra Latif, pendistribusian daging kurban dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes). Daging kurban diantarkan langsung ke rumah warga yang berhak. Itu dilakukan untuk mengantisipasi kerumunan dan persebaran Covid-19. ”Langsung didistribusikan ke rumah warga yang sudah memiliki kupon agar tidak berkerumun,” imbuhnya.

Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu minta masyarakat tetap konsisten menerapkan prokes pada momen Hari Raya Kurban. Menurutnya, lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi pasca Hari Raya Idul Fitri diakibatkan rendahnya kedisiplinan dalam menerapkan prokes. ”Kejadian itu harus dijadikan pelajaran. Mari jadikan Bangkalan zona hijau dan semua warganya sehat semua,” ajaknya.

Sementara itu, Kabag Kesra Setkab Bangkalan Hosun mengatakan, masjid dan ponpes yang dijadikan sasaran distribusi hewan kurban setiap tahun selalu berubah. Tujuannya, agar ada pemerataan. ”Saya berharap hewan kurban yang didistribusikan Pemkab Bangkalan bisa meringankan beban masyarakat dan para santri yang ada di pondok,” harapnya. (jup)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news