alexametrics
Kamis, 29 Jul 2021
radarmadura
Home > Pamekasan
icon featured
Pamekasan

Mas Tamam: Tetap Tenang, Jaga Imun dan Iman

20 Juli 2021, 15: 13: 22 WIB | editor : Abdul Basri

AURA POSITIF: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

AURA POSITIF: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. (BADDRUT TAMAM FOR RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Pandemi Covid-19 di Pamekasan kian memprihatinkan. Jumlah kasus baru dan orang yang meninggal terus meningkat. Per 14 Juli, kasus aktif sebanyak 219 orang. Bupati Pamekasan Baddrut Tamam meminta warga memperkuat mental dan terus berpikiran positif.

”Mental yang tenang dan pikiran yang positif sangat dibutuhkan pada situasi seperti saat ini,” terangnya.

Baddrut Tamam menuturkan, setiap hari tersiar kabar duka. Orang meninggal dan bertebaran informasi tentang kasus Covid-19. Karena itu, masyarakat harus tenang dan berpikir yang baik-baik. Tenang yang dimaksud bupati bukan seolah-olah tidak peduli akan bahaya Covid-19. Namun, tidak panik menyikapi situasi pada pandemi ini.

Baca juga: Tips & Resep Membuat Chicken Wing Renyah & Nikmat

”Ketenangan ini bisa membuat warga berpikir lebih jernih. Kejernihan berpikir nantinya membuat warga menyadari pentingnya berikhtiar. Dengan sendirinya, masyarakat akan sadar perlunya memakai masker, menjaga, dan rajin mencuci tangan. Tidak perlu diberi imbauan. Sikap yang tenang juga bisa menjadi obat,” katanya.

Politikus PKB itu juga menerangkan, kepanikan bisa memunculkan psikologi seseorang tertekan. Ujungnya, akan melahirkan rasa khawatir dan lunglai. Pada akhirnya, akan mengendurkan energi positif dan penyakit dengan mudah menyerang.

”Jadi, berpikirlah positif pada situasi ini, tetap semangat. Di tengah situasi seperti sekarang ini, masyarakat harus juga mengontrol psikologinya. Harus mengendalikan pikirannya agar tidak rentan terserang penyakit,” ingatnya.

Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini minta masyarakat tidak keluar rumah jika tidak memiliki keperluan mendesak. Dia juga menyarankan masyarakat menjaga imunitas. ”Dan yang tidak kalah penting selain imun adalah iman. Mari perbanyak munajat kepada Allah SWT. Selain itu, perbanyak membaca salawat. Saat sakit, berzikir dan bersalawat bisa menjadi penolong. Semoga pandemi segera berakhir,” pungkasnya. (ky)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news