alexametrics
Kamis, 29 Jul 2021
radarmadura
Home > Sampang
icon featured
Sampang

Pantau Penyekatan Jelang Lebaran, Korlantas Polri Turun ke Sampang

20 Juli 2021, 14: 59: 28 WIB | editor : Abdul Basri

PENYEKATAN: Dirregident Korlantas Polri Brigjen Yusuf (depan kanan) didampingi Kasatlantas Polres Sampang AKP Ayip Rizal (depan kiri) memantau penyekatan di jalan raya Kecamatan Jrengik kemarin.

PENYEKATAN: Dirregident Korlantas Polri Brigjen Yusuf (depan kanan) didampingi Kasatlantas Polres Sampang AKP Ayip Rizal (depan kiri) memantau penyekatan di jalan raya Kecamatan Jrengik kemarin. (MOH. IQBAL/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Tradisi toron yang biasa dilakukan orang Madura menjelang Lebaran menjadi atensi institusi kepolisian. Sebab, tradisi tersebut berlangsung pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Untuk mengetahui kondisi di bawah, Dirregident Korlantas Polri Brigjen Yusuf turun ke Sampang.

Menurut Yusuf, orang Madura memiliki kebiasaan toron atau pulang kampung ketika menjelang Lebaran. Karena itu, membutuhkan perhatian khusus agar pelaksanaan PPKM darurat berjalan sukses. Kasus Covid di Madura pada umumnya dan Sampang pada khususnya diharapkan terus ditekan.

Dia menjelaskan, pada masa PPKM darurat seperti ini, masyarakat harus menaati ketentuan yang dianjurkan pemerintah. Dengan demikian, pencegahan penularan Covid-19 bisa optimal. ”Karena itu, kami melakukan pemantauan menjelang pelaksanaan Idul Adha di wilayah Madura pada umumnya dan Kabupaten Sampang pada khususnya,” kata Yusuf.

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Pamekasan Syafiuddin Ajak Masyarakat Berpikir Positif

Alumnus Akpol 1993 itu menambahkan, kegiatan penyekatan harus diikuti dengan penegakan aturan. Tetapi, aparat keamanan harus tetap bersikap humanis. ”Kegiatan penyekatan harus dilaksanakan sesuai aturan. Siapa pun yang tidak berkepentingan tidak boleh masuk,” ingat mantan Wadirlantas Polda Jatim itu.

Yusuf mengaskan, kegiatan penyekatan berlangsung hingga 20 Juli sesuai dengan jadwal pemberlakuan PPKM darurat. Dia tidak bisa memastikan apakah penyekatan akan terus dilakukan atau tidak. ”Kalau urusan memperpanjang atau tidak, itu bergantung keputusan pemerintah,” pungkas mantan Ditlantas Polda Metro Jaya itu.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Sampang AKP Ayip Rizal menyatakan, menjelang Hari Raya Idul Adha, institusinya sengaja melakukan penyekatan di perbatasan Sampang-Bangkalan. Tujuannya, mengetahui mobilitas kendaraan yang akan masuk wilayah Kota Bahari.

”Puluhan pengendara terpaksa kami suruh putar arah karena tidak memiliki surat keterangan keluar daerah. Termasuk tidak bisa menunjukkan bukti sudah melakukan vaksinasi. Padahal, itu penting di masa PPKM seperti saat ini. Kalau tidak bisa menunjukkan, kita tidak akan izinkan masuk ke Sampang,” janjinya. (iqb)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news