alexametrics
Kamis, 29 Jul 2021
radarmadura
Home > Bangkalan
icon featured
Bangkalan

Bupati Ra Latif Serahkan Puluhan Hewan Kurban

Ingatkan Semua Pihak Disiplin Prokes

19 Juli 2021, 17: 22: 49 WIB | editor : Haryanto

PEDULI: Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyerahkan puluhan hewan kurban kepada perwakilan ponpes di halaman Pendapa Agung Senin (19/7).

PEDULI: Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron menyerahkan puluhan hewan kurban kepada perwakilan ponpes di halaman Pendapa Agung Senin (19/7). (Vivin Agustin Hartono/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron didampingi Wakil Bupati Mohni menyerahkan puluhan hewan kurban kepada takmir masjid dan perwakilan pondok pesantren (ponpes) di Pendapa Agung Senin (19/7). Perinciannya, 21 ekor sapi dan 13 kambing.

Bupati yang biasa dipanggil Ra Latif itu mengatakan, pemerintah turut senang menyambut Hari Raya Idul Adha yang jatuh hari ini. Melalui sapi dan kambing yang disalurkan, pihaknya berharap daging kurban bermanfaat untuk masyarakat.

Pihaknya meminta pendistribusian daging kurban dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes). Yakni, daging kurban diantarkan langsung ke rumah warga yang berhak menerima. Tujuannya, menekan persebaran Covid-19.

Baca juga: Menko Airlangga Ajak Ulama Sukseskan Prokes Lebaran Idul Adha

”Pendistribusian akan dikirim ke rumah warga yang sudah memiliki kupon sehingga tidak berkerumun,” kata mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu kemarin.

Ra Latif mengimbau semua pihak tetap konsisten menerapkan prokes pada Lebaran Idul Adha tahun ini. Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi setelah Lebaran Idul Fitri akibat kurangnya kedisiplinan menerapkan prokes harus dijadikan pelajaran.

”Mari jadikan Bangkalan sebagai daerah zona hijau dan sehat semua masyarakatnya,” ajak orang nomor satu di lingkungan Pemkab Bangkalan itu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangkalan Agus Zein menambahkan, penyerahan hewan kurban rutin dilakukan oleh pemkab setiap tahun. Pemilihan masjid yang diberi hewan kurban sudah didata oleh pemerintah. ”Yang tidak dapat tahun lalu bisa tahun ini,” katanya.

Pihaknya mengimbau masyarakat melaksanakan salat Id di rumah. Itu sesuai anjuran pemerintah yang diperkuat oleh organisasi keagamaan. Sebab, saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. ”Sudah banyak dalil yang dijelaskan oleh MUI untuk melaksanakan salat Id di rumah karena sekarang masih dalam situasi wabah. Tujuannya, untuk kemaslahatan bersama,” tandasnya. (jup/onk)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news