alexametrics
Kamis, 29 Jul 2021
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Motor Pencuri Ditinggal, Jadi Petunjuk Terungkapnya Pelaku

16 Juli 2021, 15: 58: 30 WIB | editor : Abdul Basri

DIAMANKAN POLISI: Barang bukti kendaraan milik tersangka berada di kantor Mapolres Sampang kemarin.

DIAMANKAN POLISI: Barang bukti kendaraan milik tersangka berada di kantor Mapolres Sampang kemarin. (MOH. IQBAL/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Situasi Jalan Teuku Umar, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang, mendadak geger pada Rabu malam (14/7) sekitar pukul 18.00. Sebab, sepeda motor Honda Vario milik Ani, pedagang kaki lima (PKL) warga setempat diembat maling.

            Maling motor itu diketahui berinisial O, 38, asal Kecamatan Camplong. Identitasnya terungkap karena sepeda motor Honda Beat warna hitam yang dikendarai tersangka ditinggal di tempat kejadian perkara (TKP). Motor bernomor polisi L 5399 HN itu saat ini diamankan di Mapolres Sampang sebagai barang bukti.

            Ceritanya, sekitar pukul 18.00, tersangka dan temannya CH (inisial), 21, berada di Terminal Trunojoyo Sampang. Kemudian, tersangka pamit untuk membeli rokok. Saat tiba di Jalan Teuku Umar dekat Pasar Srimangunan, tersangka melihat kendaraan milik Ani dengan kunci masih menempel di stopkontak motor.

Baca juga: Sejak Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19 Tujuh Nakes Meninggal Dunia

            Saat itu juga tersangka langsung putar arah dan meletakkan kendaraannya sekitar 100 meter dari TKP. Hasil pengamatan CCTV, tersangka berjalan kaki menghampiri kendaraan korban. Setelah dirasa aman, tersangka langsung membawa lari motor korban.

”Saat itu korban sempat mengejar tersangka,” ucap Kasatreskrim Polres Sampang AKP Daryanto.

Daryanto mengatakan, usai kejadian, masyarakat setempat langsung melapor ke anggotanya. Kemudian, petugas menemukan ada kendaraan Honda Beat hitam yang tidak diketahui pemiliknya dan diparkir tidak jauh dari TKP.

            ”Kendaraan itu dicurigai milik tersangka. Akhirnya anggota kami memantau kendaraan itu,” lanjutnya.

            Satu jam kemudian, terdapat dua orang menghampiri kendaraan tersebut. Yakni BU (inisial), 16, dan I (inisial), 25. Diketahui, BU merupakan keponakan tersangka dan I adalah teman BU. Keduanya beralamat di Kecamatan Sampang.

Kedua orang tersebut diamankan oleh polisi dan warga setempat. Kemudian, dibawa ke Mapolres Sampang untuk dimintai keterangan.

            Dari hasil penyelidikan, tersangka sempat pulang ke rumahnya dengan mengendarai motor hasil curiannya. Kemudian, menyuruh BU untuk mengambil kendaraannya yang mogok di Jalan Teuku Umar tersebut.

”Si pelaku ini bilang ke keponakannya kalau motornya itu mogok,” terang Daryanto.

            Setelah itu, polisi melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan CH  yang berada di terminal. Hasil pengakuannya, CH tidak mengetahui kalau tersangka itu ingin mencuri motor. Sebab, awalnya hanya mengajak untuk makan di Terminal Trunojoyo Sampang.

             ”Untuk sementara, ketiga oang ini masih berstatus saksi dan wajib lapor ke kami setiap Senin. Jika dari hasil pengembangan ketiganya terbukti terlibat, akan kami tangkap juga,” ucap Daryanto.

            Dirinya menambahkan, saat ini pihaknya masih terus mencari keberadaan tersangka. Sebab, saat dilakukan penyelidikan dan upaya penangkapan, tersangka tidak berada di rumahnya. ”Sudah kami lakukan penggerebekan, tapi tidak ada,” tutup Daryanto. (iqb)

(mr/rus/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news