alexametrics
Kamis, 29 Jul 2021
radarmadura
Home > Kolom
icon featured
Kolom
Mimpi Anak Desa Taklukkan Eropa dan Dunia

Terbang ke Eropa setelah Sempat Putus Asa

Oleh CHOIRUL ANAM*

10 Juli 2021, 20: 01: 34 WIB | editor : Abdul Basri

Choirul Anam berfoto bersama istri dan anak di Charles Bridge.

Choirul Anam berfoto bersama istri dan anak di Charles Bridge. (CHOIRUL ANAM For RadarMadura.id)

Share this      

TESIS saya sampaikan untuk mendapatkan gelar master adalah penelitian tentang dampak akuntabilitas dan transparansi dana desa terhadap kemiskinan. Kemudian, oleh Universitas Indonesia (UI) dipilih sebagai tesis yang dipresentasikan di seminar internasional AAPA di Universitas Gajah Mada (UGM) 2018. Presentasi yang saya sampaikan menarik perhatian banyak peneliti AAPA. Berkat dorongan dari Supervisor Prof. Prijono Tjitoherianto, saya memperdalam penelitian tesis saya untuk dikembangkan menjadi proposal disertasi.

Hingga saat itu saya masih tidak sadar bahwa mimpi saya tentang Eropa bakal masih akan terwujud, karena saya nyaris putus asa. Di tengah keputusasaan saya mengirimkan proposal disertasi ke lebih dari 1.200 professor di seluruh dunia, datanglah sebuah email dari Prof. František Ochrana yang meminta saya untuk menghubungi Prof. Michal Placek untuk melanjutkan penelitian bersama. Bagaikan sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Ternyata email tersebut berasal dari sebuah kampus tertua di Eropa Tengah yaitu Faculty of Social Science, Charles University, Praha, Republik Ceko.

Berbekal doa dari kedua orang tua, saya mendaftarkan diri dan bersaing dengan ratusan pendaftar dari seluruh dunia yang ingin menjadi mahasiswa PhD (doctor of philosophy) di Charles University. Bagaimana tidak, kampus ini memiliki banyak peminat karena Albert Einstein mendapatkan gelar profesor penuh dari Charles University pada 1911 dan memiliki reputasi yang sangat bagus di Eropa untuk bidang kebijakan publik. Dengan kepercayaan diri yang tinggi untuk mencapai cita-cita yang telah saya gantungkan lebih dari 23 tahun, saya percaya bahwa saya bisa mewujudkan dan meyakinan para profesor saat interview dilakukan melalui Skype pada Mei 2019.

Baca juga: Oknum Bidan Divonis Tiga Bulan

Hanya berjarak 10 menit setelah interview, saya mendapatkan pengumuman bahwa saya diterima dengan nilai sangat memuaskan. Letter of Acceptance (LoA) saya terima sebagai bukti bahwa saya menjadi bagian dari kampus Albert Einstein di Praha tersebut. Saya berhak mendapatkan beasiswa penuh dari kampus dengan bebas biaya kuliah selama 4 tahun dan mendapatkan biaya hidup setiap bulan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup selama tinggal di Kota Praha.

Sebelum Charles University, proposal disertasi yang saya kirimkan sempat menarik minat beberapa profesor di Jerman, Prancis, Belanda, Inggris, Denmark, dan Amerika Serikat. Namun, ketertarikan saya terhadap Kota Praha dan Charles University membuat saya menjatuhkan pilihan untuk melanjutkan studi PhD di Praha selama 4 tahun sejak 2019 hingga 2023. Selain karena reputasi kampus yang bagus dan sejarah kampus yang panjang, Charles University memiliki pusat studi kebijakan publik terbesar di Eropa Tengah.

Kemudian, pada 1 Oktober 2019 atau 23 tahun sejak saya menonton pertandingan Seria-A Italia pada September 1996 tersebut, mimpi saya terwujud dengan kali pertama menjejakkan kaki di Eropa atau tepatnya Václav Havel Airport. Nama itu diambil dari nama Presiden Cekoslovakia pada 1989–1992 dan kemudian menjadi Presiden Republik Ceko yang pertama pada 1993–2003. Itu setelah Ceko berpisah dari Slovakia.

Praha memiliki eksotisme tersendiri bagi para pelancong dari seluruh dunia. Selain karena Praha merupakan kota tua yang indah dan menjadi satu-satunya kota di Eropa yang tidak terkena dampak perang dunia pertama dan kedua, Praha memiliki julukan Kota Seratus Menara atau The City of a Hundred Spires. Hal ini karena kota ini dipenuhi dengan situs bersejarah, bukan karena bangunan dengan ratusan menara.

Praha adalah kota yang sangat unik di Eropa dengan sejarah panjang dari abad pertengahan yang masih lekat dan dapat dilihat langsung. Praha memiliki gedung dengan arsitektur yang orisinal dan sangat cantik, jalanan terbuat dari batu-batu besar yang indah, gereja-gereja tua yang unik, serta kafe dengan gaya abad pertengahan.

Old Town Square adalah Alun-Alun Kota Praha yang sejak abad ke-10 telah menjadikannya sebagai salah satu ruang publik terbesar dan terindah di Eropa. Banyak wisatawan berkumpul menghabiskan waktu bersama di Old Town Square. Pada saat Natal akan ada perayaan besar yang bisa dikunjungi wisatawan dari seluruh dunia. Di sini juga dapat menikmati banyak pertunjukan musik dari pipe khas Skotlandia hingga modern Jazz.

Selain Charles Bridge yang semakin terkenal karena film Spiderman: Far From Home, Prague Castle yang menjadi kastil kuno terbesar di dunia menurut Guinness Book of Records, Praha menjadi kota yang dicintai musisi dunia karena Wolfgang Amadeus Mozart yang menjadikan Praha sebagai kota musik klasik. Para penggemarnya bisa melihat langsung peninggalan Mozart di Mozart Historic Apartement ataupun di House of Mozart yang berada di Kota Praha.

*)CHOIRUL ANAM, SE, ME Ak CA, lahir di Bangkalan, 24 Juli 1984. Putra pasangan H Moch. Sahlun (alm) dan Hj Siti Habibah itu mengenyam pendidikan Pondok Pesantren As-Shomadiyah Burneh, SMPN 4 Bangkalan, dan SMAN 1 Bangkalan. Lalu, melanjutkan ke Politeknik Universitas Indonesia/Poltek UI, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI), dan Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik (MPKP) UI. Kini melanjutkan studi doktor of philosophy (Ph.D) di Charles University Republik Ceko. Sejak 2019 menjadi ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Ceko dan pada 2020 memenangkan Kongres Internasional online untuk kemudian menjabat sebagai Koodinator PPI Dunia. Dari pernikahannya dengan Elok Faiqoh asal Indramayu dikaruniai dua anak. Masing-masing bernama Muhammad Al-Fatih Rahmatullah dan Solahuddin Al-Ayyubi.

(mr/*/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news