alexametrics
Kamis, 29 Jul 2021
radarmadura
Home > Ekonomi Bisnis
icon featured
Ekonomi Bisnis

Pembangunan SDM dan Digitalisasi Jadi Kendaraan Menuju Ekonomi Baru

24 Juni 2021, 21: 19: 27 WIB | editor : Abdul Basri

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (ISTIMEWA)

Share this      

JAKARTA – Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia hampir dua tahun terakhir memberi dampak langsung kepada kesehatan dan perekonomian masyarakat. Kasus aktif di Indonesia tercatat 7,6 persen, melebihi angka global sebesar 6,5 persen hingga 22 Juni 2021. Pemerintah telah melakukan tindakan yang cepat dengan melakukan penguatan PPKM Mikro serta mendorong percepatan pelaksanaan vaksinasi untuk menekan laju peningkatan kasus Covid-19.

Program vaksinasi untuk mencapai herd immunity telah mencapai 715 ribu dosis per hari gingga 17 Juni. Angka ini akan terus diakselerasi menuju satu juta dosis per hari di awal Juli 2021. Indonesia termasuk salah satu negara yang terbanyak dalam hal penyuntikan vaksin yang dilakukan oleh negara bukan produsen vaksin. Indonesia berada di peringkat 13, diatas Rusia, Kanada, dan Jepang dalam hal merealisasikan penyuntikan vaksin Covid-19, yakni 35,93 juta dosis.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, kepatuhan dan kedisiplinan kita dalam menerapkan protokol kesehatan selalu menjadi kunci dalam menangani pandemi ini. Perjuangan melawan pandemi ini belum usai. ”Butuh kesadaran dan upaya kolektif dari kita semua agar pandemi ini cepat usai,” katanya saat menjadi keynote speaker seminar nasional Perbanas Institute bertajuk ”Towards Economic Recovery by Accelerating Human Capital Development and Digital Transformation” di Jakarta (23/06).

Baca juga: Penyekatan Dihentikan, Pengawasan Diperketat

Menko Airlangga juga menjelaskan bahwa momentum pemulihan ekonomi terus berlanjut hingga pertengahan Q2-2021. Indeks Keyakinan Konsumen terus meningkat ke level optimis di 104,4 pada Mei 2021. Penjualan ritel juga mengalami pertumbuhan 15,6 persen (YoY) April 2021 dan diproyeksikan akan tetap tumbuh positif sebesar 12,9 persen (YoY) pada Mei 2021. Sejalan dengan itu, Indeks PMI Manufaktur juga meningkat ke level tertinggi, yakni 55,3 pada Mei 2021.

Realisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) juga terus didorong 2021 sebagai stimulus perekonomian jangka pendek. Melalui program PEN, dampak negatif pandemi terhadap ketenagakerjaan mulai dapat dikurangi. Sedangkan dalam jangka panjang, Indonesia perlu melakukan reformasi struktural untuk keluar dari Middle-Income Trap. 

Sasaran tersebut dapat diwujudkan melalui penerapan UU Cipta Kerja dan fokus dalam pembangunan SDM. Berdasarkan laporan World Bank, Human Capital Index 2020 Indonesia berada di peringkat ke-6 di Asia Tenggara. ”Pemerintah memprioritaskan pembangunan SDM sebagai kunci pemulihan ekonomi dari pandemi dan untuk memajukan Indonesia di era transformasi digital,” ujar Airlangga.

Menko Airlangga menyampaikan, digitalisasi merupakan salah satu ”kendaraan” yang mempercepat transformasi menuju ekonomi baru yang memiliki nilai tambah lebih tinggi. Pemerintah bekerja sama dengan swasta membantu seluruh pihak (usaha mikro kecil) untuk on boarding dan melakukan servisifikasi. Upaya tersebut akan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan ekspor. ”Diharapkan dengan melakukan on boarding dan servisifikasi, Indonesia dapat keluar dari middle income trap lebih cepat, yaitu pada 2037,” imbuhnya.

Dalam mendukung upaya adopsi teknologi digital diperlukan kesiapan infrastruktur digital. Pemerintah berencana membangun infrastruktur digital dengan perluasan 4G di seluruh desa yang belum terjangkau 4G, membangun pusat data nasional di beberapa wilayah, dan merencanakan spectrum refarming secara bertahap dan piloting implementasi terbatas 5G.

Dalam kesempatan itu, Menko Airlangga menyampaikan dukungan terhadap peningkatan daya saing dan ekonomi digital. Menurut dia, kolaborasi serta sinergi dari seluruh stakeholders sangat diperlukan untuk merumuskan kebijakan yang mendukung ekosistem tersebut.

”Saya mengucapkan selamat kepada seluruh civitas akademika Perbanas Institute yang merayakan Dies Natalis ke-52. Semoga Perbanas Institute dapat terus menjadi Perguruan Tinggi yang terdepan dalam bidang ekonomi keuangan dan perbankan berbasis teknologi informasi,” tutupnya. (par)

(mr/*/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news