alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarmadura
Home > Sampang
icon featured
Sampang

Pasien Covid-19 Asal Bangkalan Meninggal di RSUD Sampang

Telusuri Penularan, Satgas Swab Keluarga

11 Juni 2021, 19: 40: 45 WIB | editor : Abdul Basri

PROSES LACAK: Tim Tracing Puskesmas Kamoning melakukan tes swab kepada keluarga pasien Covid-19 yang meninggal kemarin.

PROSES LACAK: Tim Tracing Puskesmas Kamoning melakukan tes swab kepada keluarga pasien Covid-19 yang meninggal kemarin. (PUSKESMAS KAMONING FOR RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Masyarakat mesti lebih waspada terhadap persebaran Covid-19. Salah seorang pasien meninggal dunia di RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, Rabu (9/6). Pasien berjenis kelamin perempuan tersebut berasal dari Bangkalan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura (JPRM), pasien yang meninggal berinisial L, 70. Tempat tinggal perempuan lansia tersebut di Kecamatan Bangkalan. Pekerja wiraswasta itu diketahui sakit dan dirawat di RSUD dr Mohammad Zyn Sampang sejak Jumat, 4 Juni 2021.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang Yuliono menyampaikan, L mengembuskan napas terakhir saat masih dirawat di RSUD dr Mohammad Zyn. Kondisinya semakin memburuk setelah hasil swab polymerase chain reaction (PCR) menunjukkan positif Covid-19.

Baca juga: GeNose untuk Deteksi Virus Korona melalui Embusan Napas

Gejala yang dialami pasien sesak napas dan terdapat radang paru-paru karena infeksi (pneumonia). ”Dia (almarhumah) sakit saat berkunjung ke rumah cucunya di Sampang. Kemudian, keluarga membawa ke rumah sakit untuk dirawat,” ujarnya kemarin (10/6).

Meninggalnya pasien Covid-19 asal Bangkalan tersebut membuat Pemkab Sampang bergerak cepat. Tim tracing dari Puskesmas Kamoning melacak keluarga almarhumah L kemarin. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi sebaran virus korona semakin meluas.

”Kami belum tahu sumber penularannya dari mana. Yang jelas, kami akan berupaya untuk menekan potensi sebaran virusnya,” ucap Yuli.

Kepala Puskesmas Kamoning Intan Retnosari menjelaskan, perawatan pasien L sejak awal ditangani RSUD dr Mohammad Zyn Sampang. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP) pasien dinyatakan positif pada 5 Juni setelah dites usap PCR. Karena itu, pasien dirawat dan diisolasi di Ruang TULIP (transurethral ultrasound-guided laser-induced prostatectomy).

Pihaknya melakukan tracing ke keluarga pasien setelah mendapat informasi dari tim rumah sakit pada 8 Juni. Keesokan harinya, Intan menerima kabar bahwa L meninggal dunia. ”Tim kami langsung menelusuri keluarga pasien yang tinggal di Sampang,” terangnya.

Kemarin Tim Tracing Puskesmas Kamoning mendatangi rumah keluarga almarhumah L. Selama ini L sering wira-wiri Sampang–Bangkalan. Karena itu, pihaknya melakukan swab PCR kepada semua keluarga almarhumah yang tinggal di Sampang.

Kendati begitu, Puskesmas Kamoning belum bisa menentukan sumber penularan Covid-19 yang merenggut nyawa pasien L. ”Keluarga kooperatif dan sekarang dalam proses isolasi sambil dipantau tim tracing dan bhabin,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil tracing, L terakhir ke Kota Salak dua pekan lalu. L diduga tertular Covid-19 dari tetangga sekitar. Sebab, informasinya saat itu ada sebagian tetangga yang sakit. ”Pasien tidak pernah ke pasar karena usianya sudah lansia. Tapi sering main ke tetangga sekitar,” ungkap Intan.

Menurut Intan, ada beberapa sumber penularan sehingga menyebar ke beberapa kecamatan. Di antaranya kedatangan pekerja migran Indonesia (PMI) atau tetangganya ada yang datang dari Kecamatan Arosbaya. ”Kami belum punya akses untuk menelusuri ke Bangkalan,” imbuhnya.

Sementara itu, pasien diduga terpapar Covid-19 yang dirawat di RSUD Sampang 12 orang hingga kemarin. Pasien yang sudah dinyatakan terpapar virus korona dari hasil swab PCR sebanyak enam orang. Sementara lima lainnya masih menunggu hasil swab. Pasien yang ber-KTP Bangkalan sebanyak 3 orang.

”Yang dari Bangkalan ada enam pasien yang dirawat. Cuma yang jadi rawat inap di sini 3 pasien,” ungkap Direktur RSUD dr Mohammad Zyn Sampang Agus Akhmadi. (bil)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news