alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarmadura
Home > Berita Kota
icon featured
Berita Kota

Gandeng Tokoh Agama, Ra Latif Ajak Masyarakat Disiplin Prokes

Beri Imbauan Keliling Bersama Kapolres-Dandim

10 Juni 2021, 20: 04: 02 WIB | editor : Haryanto

TURUN LANGSUNG: Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron duduk di atas mobil Polsek Arosbaya saat melintas di Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya.

TURUN LANGSUNG: Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron duduk di atas mobil Polsek Arosbaya saat melintas di Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya. (Humas Pemkab Bangkalan for RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron bukan tipe pejabat yang menyelesaikan masalah dari meja kerja. Sebab, pria yang biasa dipanggil Ra Latif itu kerap turun langsung untuk menuntaskan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Salah satunya dalam upaya menekan persebaran Covid-19 di Bangkalan. Ra Latif langsung melakukan siaran keliling di dua kecamatan Kamis (10/6). Yakni di Kecamatan Arosbaya dan Kecamatan Geger.

Ra Latif mengutarakan, woro-woro dilakukan bersama Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto dan Komandan Kodim 0829/Bangkalan Letkol Kavaleri Ari Setyawan. Kegiatan itu juga melibatkan RKH Fahrillah Aschal selaku pengasuh Pondok Pesantren Syaikhona Moh. Kholil dan anggota DPRD Jawa Timur KH. Moh. Nasih Aschal.

Baca juga: Dua PMI Terpapar Varian Baru

MENINJAU: Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron mengunjungi Mapolsek Arosbaya sebelum memberikan imbauan keliling.

MENINJAU: Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron mengunjungi Mapolsek Arosbaya sebelum memberikan imbauan keliling. (Humas Pemkab Bangkalan for RadarMadura.id)

Dia mengatakan, siaran keliling dimulai dari Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya hingga Desa Kombangan, Kecamatan Geger. Itu dilakukan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar tetap konsisten mematuhi protokol kesehatan (prokes). Terutama dalam penggunaan masker.

”Harapannya, Covid-19 ini bisa teratasi dengan baik dan segera melandai,” jelas Ra Latif.

Mantan wakil ketua DPRD Bangkalan itu memilih Kecamatan Geger dan Arosbaya sebagai lokasi imbauan keliling karena dua kecamatan itu menjadi lumbung persebaran Covid-19 di Bangkalan saat ini. ”Dua kecamatan itu episentrum dari persebaran Covid-19 yang saat ini masif,” tuturnya.

Ra Latif mengaku, pihaknya tidak akan pernah lelah untuk mengimbau dan mengajak masyarakat supaya menerapkan prokes. Berbagai upaya dilakukan supaya persebaran Covid-19 bisa ditekan. ”Lindungi keluarga kita dengan disiplin menerapkan prokes,” imbuhnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan Agus Zein mengatakan, dua kecamatan tersebut memang menjadi atensi pemerintah. Itu karena persebaran kasus Covid-19 sangat tinggi.

Menurutnya, bupati sengaja melibatkan RKH Fahrillah Aschal dan KH. Moh. Nasih Aschal karena sama-sama pengasuh Pondok Pesantren Syaikhona Moh. Kholil. Sebab, di dua kecamatan itu banyak alumni Pondok Pesantren Syaikhona Moh. Kholil yang menjadi tokoh masyarakat.

Dengan keterlibatan dua tokoh agama tersebut, diharapkan bisa diikuti oleh para alumni dalam mengampanyekan penerapan prokes. ”Harapannya, para alumni ponpes Pesantren Syaikhona Moh. Kholil bisa menularkan pemahaman kepada masyarakat untuk hidup bersih dan sehat,” tandasnya. (jup/luq)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news