alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarmadura
Home > Bangkalan
icon featured
Bangkalan

Lelang Peningkatan Jalan Batokoceng-Galis Dajah Disoal

10 Juni 2021, 17: 59: 14 WIB | editor : Haryanto

BUTUH PERBAIKAN: Warga berjalan di Jalan Batokoceng-Galis Dajah, Kecamtan Galis, Rabu (9/6).

BUTUH PERBAIKAN: Warga berjalan di Jalan Batokoceng-Galis Dajah, Kecamtan Galis, Rabu (9/6). (Makmur for RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Tahun ini Pemkab Bangkalan melalui satuan kerja di dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) akan meningkatkan infrastruktur Jalan Batokoceng–Galis Dajah.

Nilai pagu paket dengan kode tender 5792500 itu sebesar Rp 1.757.500.00 dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Sementara harga perkiraan sendiri (HPS) Rp 1.755.595.000.

Lelang peningkatan jalan kabupaten tersebut dipersoalkan oleh salah seorang peserta tender. Yakni, CV Sinar Karya Perdana (SKP). Sebab, pada masa kualifikasi, CV itu tidak diundang oleh panitia lelang. Bahkan, langsung dinyatakan gugur.

Baca juga: Kunjungi SVS, Menko Airlangga Ingatkan Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

Ada 16 peserta lelang dalam peningkatan jalan kabupaten tersebut. Pemenangnya CV Setia Kawan dengan penawaran Rp 1.747.288.874,24. Penawaran terkoreksi Rp 1.747.288.874,24 dan hasil negosiasi Rp 1.746.000.000,00.

Direktur CV Sinar Karya Perdana Rusli menyampaikan, pihaknya sudah mengikuti proses lelang sebagaimana mestinya. Dia kurang mengerti tentang evaluasi dan klarifikasi secara teknis. Sebab, tiba-tiba diterbitkan berita acara harga satuan timpang karena lebih tinggi dari nilai HPS.

”Kalau harga keseluruhan lebih dari HPS, secara otomatis gugur,” tuturnya.

Namun, dalam hal ini berkenaan dengan harga satuan pekerjaannya atau per item pekerjaan. Dalam artian harga oleh pihaknya lebih tinggi. Akan tetapi, dalam penjelasan di dokumen lelang maupun sesuai keterangan keputusan kementerian sudah dijelaskan kalau harga timpang lebih besar, harga penawaran lebih tinggi disamakan dengan HPS. Jadi, kesepakatan proses tetap lanjut dan penawaran yang dilakukan pihaknya sah.

Rusli menyesalkan panitia karena waktu klarifikasi tidak ada proses negosiasi harga. Makanya, pihaknya membuat surat sanggahan dan disebutkan bahwa berita acara kualifikasi tidak ada tahapan negosiasi harga. Pihaknya tidak perlu diminta bukti. Sebab, perlu dinegosiasi bahwa harga penawaran yang dilakukan pihaknya kemahalan.

”Kecuali harga penawaran kami rendah daripada HPS, kami diminta bisa membuktikan. Artinya, klarifikasi. Tapi, panitia tidak melakukan,” ungkapnya.

Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setkab Bangkalan Moeh. Ridhwan menegaskan, proses lelang berjalan lancar. Saat ini masuk tahapan masa sanggah. Pihaknya juga sudah mengundang semua peserta dan dinyatakan hadir semua.

”CV Sinar Karya Perdana kami undang saat udangan pertama. Namun, pada saat klarifikasi ada sesuatu yang tidak bisa dibuktikan. Itu tertuang dalam berita acaranya. Apabila tidak bisa dibuktikan, gugurlah mereka,” katanya.

Karena itu, muncullah dalam pembuktian sebagai calon pemenang. Dalam peraturan, pokja diberi kewenangan. Salah satunya, ketika menyangkut keraguan, pokja berhak mengundang dalam klarifikasi. Misalnya, ada keraguan dokumen palsu, pihaknya undang dalam klarifikasi. Dalam klarifikasi itulah, pokja melihat bukti-bukti secara fisik.

”Ketika diproses klarifikasi itu tidak dapat dikukuhkan dan ternyata memang benar akan gugur. Dari proses klarifikasi itu bisa atau tidak bisa melanjutkan kepada pembuktian,” ungkapnya.

”Kebetulan CV SKP ini tidak bisa membuktikan. Ketika, sudah gugur saat klarifikasi, mereka tidak berhak diundang dalam pembuktian,” timpalnya.

Hal itu, tegas Ridhwan, sesuai dengan ketentuan Perpres Nomor 12 tahun 2021 tentang Pengadaan Barang dan Jasa. Karena itu, pihaknya tidak mengundang pada undangan selanjutnya dalam pembuktian.

”Undangan klarifikasi sesuai tahapan pada 28 Mei. Segala sesuatu yang dilakukan ada koridor. Kami undang semua peserta melalui aplikasi. Tidak ada tatap muka,” tandasnya. (rul/onk)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news