alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarmadura
Home > Berita Kota
icon featured
Berita Kota

Kunjungi SVS, Menko Airlangga Ingatkan Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

09 Juni 2021, 23: 09: 32 WIB | editor : Haryanto

PANTAU LANGSUNG: Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengamati proses pemeriksaan medis di SVS yang terletak di gedung Sekolah Santa Ursula di Lapangan Banteng Utara, Jakarta, Rabu (9/6).

PANTAU LANGSUNG: Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengamati proses pemeriksaan medis di SVS yang terletak di gedung Sekolah Santa Ursula di Lapangan Banteng Utara, Jakarta, Rabu (9/6). (Kemenko Bidang Perekonomian for RadarMadura.id)

Share this      

JAKARTA – Untuk memutus penularan Covid-19, pemerintah akan melakukan percepatan vaksinasi. Agar penyuntikan vaksin dapat mencapai 700 ribu sampai 1 juta per hari, dibutuhkan lebih banyak sentra vaksin. Karena itu, para alumni di tiga sekolah membentuk Sentra Vaksinasi Serviam (SVS).

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berkunjung ke SVS yang bertempat di gedung Sekolah Santa Ursula di Lapangan Banteng Utara, Jakarta, Rabu (9/6). Dia meninjau proses pelaksanaan vaksinasi dan berbincang dengan masyarakat peserta vaksinasi.

Airlangga menyampaikan, penanganan Covid-19 sudah semakin baik. Karena itu, tingkat kesembuhan meningkat. ”Namun, ada kenaikan di second-tier cities karena dampak dari mudik. Hal itu sebenarnya sudah diantisipasi oleh pemerintah dengan melakukan penyekatan dan isolasi,” ulasnya.

Baca juga: Puluhan Pelaku Olaharga Menjalani Vaksinasi

Dijelaskan, covid perlu diwaspadai dan masyarakat tidak boleh abai. Karena di beberapa daerah, khususnya di Jawa Barat, tingkat kedisiplinan penggunaan masker mulai turun di bawah 60 persen. ”Walau sudah divaksin tetap patuhi prokes, memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” lanjut Airlangga.

Mengenai perkembangan perekonomian Indonesia saat ini, Airlangga menyampaikan bahwa perekonomian mulai pulih. ”Indikator yang dapat dilihat di antaranya melalui dana yang bersirkulasi naik dibandingkan tahun lalu. Selain itu, Purchasing Managers’ Index  (PMI) mencapai angka 55,3, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) juga meningkat,” ujarnya.

Terkait ketersediaan vaksin, Airlangga menyatakan pengadaan vaksin sudah mencapai sekitar 90 juta. ”Memang sebagian dari persediaan itu bahan baku. Kalau diproses di Bio Farma membutuhkan waktu. Namun, pemerintah memastikan vaksin akan terus berdatangan. Pemerintah daerah tidak perlu khawatir kekurangan stok. Sebaliknya, jangan sampai menyimpan stok,” ingatnya.

SVS resmi dibuka pada 30 Maret 2021 dan berlangsung hingga 30 Juni 2021. SVS didirikan oleh keluarga besar alumni tiga sekolah yang masing-masing diketuai oleh Angela Basiroen (alumni Sekolah Santa Ursula), Timotheus Lesmana (alumni Sekolah Santa Theresia), dan Gina Sutono (alumni Sekolah Santa Maria).

Timotheus Lesmana mengucapkan terima kasih karena Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyempatkan waktu berkunjung ke SVS. ”Ini menjadi penyemangat bagi kami. Kehadiran Bapak membuat kami semakin dikenal dan semakin banyak yang mendaftar untuk vaksin. Sehingga, percepatan vaksinasi segera terealisasi,” harapnya.

Secara khusus, kategori target penerima vaksin Covid-19 di SVS adalah lansia di atas 60 tahun, pendidik, tokoh agama, dan kaum difabel. Masyarakat yang memenuhi kategori tersebut dapat mendaftarkan diri ke SVS. Syaratnya, penduduk DKI yang memiliki e-KTP DKI atau penduduk dengan e-KTP non-DKI yang disertai surat keterangan domisili DKI dari RT dan RW bercap basah.

Sampai dengan 2 Juni 2021, SVS sudah melakukan vaksinasi kepada lebih kurang 17.000 akseptor dan melibatkan jumlah relawan yang terdiri tenaga kesehatan (nakes) sebanyak 150 orang, dan non-nakes sebanyak 450 orang (termasuk guru dan suster). Adapun target jumlah penerima vaksin di SVS sebanyak 30.000 akseptor. (ag/fsr/hls/par)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news