alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarmadura
Home > Sampang
icon featured
Sampang

Kasus Meningkat, Angka Kematian Bertambah

Siapkan 50 Tes Antigen Gratis di Puskesmas

09 Juni 2021, 23: 01: 02 WIB | editor : Abdul Basri

CEGAH SEBARAN: Tim gabungan melakukan tes swab antigen secara acak kepada masyarakat yang keluar masuk di daerah pantura Sampang, Senin malam (7/6).

CEGAH SEBARAN: Tim gabungan melakukan tes swab antigen secara acak kepada masyarakat yang keluar masuk di daerah pantura Sampang, Senin malam (7/6). (POLSEK BANYUATES FOR RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Peningkatan kasus Covid-19 tidak hanya terjadi di Kabupaten Bangkalan. Kasus Covid-19 di Kota bahari juga terus bertambah beberapa hari terakhir. Selasa (8/6) jumlah kasus Covid-19 bertambah 2 sehingga menjadi 12.

Bertambahnya kasus aktif tersebut berpengaruh terhadap peta sebaran virus korona di Sampang. Saat ini terdapat lima kecamatan masuk zona oranye yang menandakan adanya pasien Covid-19. Dalam dua hari terakhir, angka kematian juga bertambah menjadi 45 orang.

Plt Kepala Dinkes dan KB Sampang Agus Mulyadi menyampaikan, potensi terjadinya persebaran virus akibat interaksi dan mobilisasi masyarakat. Kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes) juga berpengaruh. Karena itu, pihaknya terus melakukan tracing, testing, dan treatment (3T).

Baca juga: PLN Salurkan Bantuan Pembangunan Jalan Aspal dan Gorong-Gorong 

Menurut dia, dalam mendeteksi sebaran Covid-19 di suatu wilayah, harus dilakukan skrining dengan cara testing. Misalnya, dengan rapid test. Hal itu sudah dilakukan puskesmas kepada masyarakat yang punya risiko dan kontak erat dengan pasien yang terpapar virus korona.

”Tim dari BTKL Surabaya pernah mengambil sampel untuk mendeteksi Covid-19 varian baru di Sampang. Alhamdulillah, hasilnya negatif semua,” terangnya.

Saat ini pihaknya terus memperketat potensi persebaran Covid-19. Di antaranya, memperbanyak testing. Tidak hanya di lokasi penyekatan, hal itu juga dilakukan di puskesmas. Masyarakat yang ingin tes swab antigen bisa mendatangi puskesmas terdekat.

Agus mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan stok tes swab antigen sekitar 50 di setiap puskesmas. Dalam sepekan ke depan tes tersebut dilaksanakan secara gratis. Tujuannya, mendeteksi sebaran virus korona di beberapa daerah.

”Stok tes swab antigen ada yang dari provinsi dan kami. Totalnya seribuan. Kalau kurang, nanti kami tambah lagi,” tandasnya. (bil)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news