alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarmadura
Home > Features
icon featured
Features

Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia Sumenep Sudiharto

Selama Delapan Tahun Persembahkan 22 Trofi

04 Juni 2021, 18: 23: 33 WIB | editor : Abdul Basri

SEMANGAT: Ketua PBVSI Sumenep Sudiharto berada di depan sederet trofi yang diraih atlet voli Bumi Sumekar di sekretariat PBSI Sumenep kemarin.

SEMANGAT: Ketua PBVSI Sumenep Sudiharto berada di depan sederet trofi yang diraih atlet voli Bumi Sumekar di sekretariat PBSI Sumenep kemarin. (JUNAIDI PONDIYANTO/RadarMadura.id)

Share this      

Lahir di lingkungan yang dekat dengan permainan voli berpengaruh besar bagi Sugiharto. Membuatnya suka pada cabor ini sejak kecil. Sejak 2014 dipercaya memimpin PBVSI Sumenep.

JUNAIDI PONDIYANTO, Sumenep, Jawa Pos Radar Madura

KECENDRUNGAN menyukai permainan olahraga voli dirasa Sudiharto sejak masih usia anak-anak. Lahir di Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, 48 tahun lalu. Tumbuh dan besar dengan lingkungan yang dekat dengan voli. Bahkan, almarhum ayahnya, Rumaksa, adalah ketua klub voli di desanya.

Baca juga: FGD Demi Jaga Kamtibmas yang Kondusif

Pemandangan aktivitas permainan voli nyaris setiap hari ada karena rumahnya tidak jauh dari lapangan. Bahkan, sejak duduk di bangku sekolah dasar sudah ikut-ikutan bermain bola voli. Baginya, pelajaran olahraga menjadi salah satu mata pelajaran favorit selama mengenyam pendidikan.

Tidak cukup di bangku sekolah, Sudiharto muda mantap memilih kuliah jurusan pendidikan olaharga. Tamatan SMAN 1 Sumenep 1992 itu melanjutkan studi ke Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Surabaya. Sedewasa itu permainan bola voli tetap menjadi paling favorit dibandingkan olahraga lain.

Karena kepiawaiannya, Sudiharto pernah direkrut menjadi tim junior Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumenep. Pencapaian itu tentu tidak mudah. Sebab, pengurus PBVSI Sumenep sangat selekstif memilih pemain. Karena didukung perasaan suka, latihan fisik yang berat sekalipun tetap terasa enjoy.

Pendidikan kuliah S-1 selesai, bapak empat anak itu diterima menjadi pegawai negeri sipil (PNS) sebagai guru olahraga. Karir pertama dimulai dari SMPN 2 Arjasa, Pulau Kangean. Kendati berada di kepualuan, dirinya selalu punya cara untuk menghidupkan nuansa permainan voli.

Di Pulau Bekisar itu, Sudiharto sering mengadakan perlombaan agar olahraga voli mampu terus menunjukkan eksistensinya walaupun di kepualuan. ”Di mana pun saya berada, saya selalu ingin olahraga voli itu tetap hidup. Makanya, sekalipun di Pulau Kangean, dulu saya sering buat kegiatan,” kenangnya.

Suami Cici Rosyidah Affainni itu menuturkan, pengabdiannya sebagai guru olahraga di Pulau Kangean berakhir 2010. Ayah Aulia Suci Abiyatul Irba, Raditya Faizhal Multazam, Moh. Nizar Aldiansya, dan Moh. Kevin Kaffah Attallah itu dimutsi untuk mengajar di SMPN 6 Sumenep. Pengabdiannya di sekolah yang terletak di Desa Pamolokan itu berlangsung hingga sekarang. Kegiatan volinya kembali aktif di daratan.

Pada 2014, dia terpilih sebagai ketua PBVSI Sumenep. Pada kepemimpinan pertamanya, banyak sistem manajerial yang perlu dibenahi. Misalnya, perpindahan atlet dari klub satu ke klub lain. Semua itu perlu diatur demi kemajuan PBVSI Sumenep.

Pada saat bersamaan, Sudiharto dan pengurus lain menata agar mampu melahirkan atlet-atlet voli berkualitas. Tanpa sungkan meminta arahan para ketua PBVSI sebelumnya. Siapa sangka, pada 2017 hasil musyawarah cabang PBSI Sumenep masih memilih Sudiharto untuk menakhodai cabor itu.

Kepemimpinannya dilanjutkan hingga periode ketiga. Peserta musyawarah cabang (muscab) PBVSI Sumenep Selasa (1/6) kembali memercayakan posisi ketua kepada Sudiharto hingga 2025. Pada musyawarah yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila itu, dia terpilih secara aklamasi.

Ketua Umum KONI Sumenep Sutan Hadi Cahyadi mengucapkan selamat kepada Sudiharto yang kembali memimpin cabor bola voli. Dia berharap kepengurusan baru ini mampu mencetak atlet terbaik. Dengan begitu, bisa menambah koleksi deretan medali yang dimiliki Sumenep. Perlu totalitas untuk menggerakkan tenaga dan pikiran. Event terdekat yang perlu dipersiapkan adalah Porprov 2022.

Di bawah kendali Sudiharto, atlet voli besutan PBVSI Sumenep banyak menorehkan prestasi dalam berbagai event tingkat Jawa Timur. Bahkan, sejumlah atlet Sumenep sering menjadi delegasi Jawa Timur ke tingkat nasional. Sedikitnya 22 trofi kejuaraan dipersembahkan atlet voli untuk Sumenep selama Sudiharto memimpin PBVSI.

Puluhan penghargaan itu diraih dari berbagai jenis kejuaraan dan kategori lomba, baik untuk atlet putra maupun putri. Pasang surut berorganisasi dirasakan sebagai tentangan untuk memajukan olahraga voli. Namun, segala tantangan harus dihadapi secara optimistis agar mampu meraih hasil lebih maksimal.

”Nurani saya sudah kadung suka sama voli. Kalau ada latihan atlet untuk persiapan lomba maupun event tertentu, saya tetap datang sekalipun sudah ada pelatih. Tetap merasa terpanggil,” jelas alumnus SMPN 1 Sumenep itu.

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news