alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarmadura
Home > Sportainment
icon featured
Sportainment

Manajemen MU Tidak Bebankan Target

02 Juni 2021, 13: 15: 52 WIB | editor : Abdul Basri

PENUH SEMANGAT: Moch. Kevy Syahertian berusaha merebut bola dari kaki Hugo Gomes saat latihan di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Minggu (23/5).

PENUH SEMANGAT: Moch. Kevy Syahertian berusaha merebut bola dari kaki Hugo Gomes saat latihan di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Minggu (23/5). (MADURA UNITED FOR RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Madura United (MU) mempersiapkan skuadnya lebih awal dibandingkan tim lain yang juga mentas di Liga 1. Meski begitu, menajemen Laskar Sape Kerrap –julukan Madura United– belum membebankan target tinggi kepada para pemain dan jajaran pelatih.

Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Zia Ulhaq menyampaikan, pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) sudah mendapat izin dari kepolisian. Kebijakan itu disambut gembira insan sepak bola. Mulai dari manajemen klub, pemain, dan seluruh ofisial tim.

”Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada pihak kepolisian karena hal ini akan menuju perkembangan sepak bola nasional,” ucapnya kemarin (1/6).

Baca juga: Truk Rusak Berat, Sopir Selamat

Dia mengakui belum ada informasi resmi kapan kompetisi sepak bola teratas di tanah air akan dimulai. Namun, kepastian itu akan segera terjawab Kamis (3/6), karena PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi akan membahas kickoff kompetisi dengan semua tim peserta Liga 1. ”Undangan rapatnya secara virtual dengan semua tim peserta,” katanya.

Zia menyampaikan, format kompetisi juga belum ada keputusan. Namun, salah satu opsi penggunaan sistem bubble. Sehingga, format kompetisi tidak akan jauh berbeda dengan pelaksanaan Piala Menpora yang telah dilangsungkan sebagai ajang pramusim.

”Kalau benar-benar PT Liga menggunakan sistem bubble, kami tidak muluk-muluk. Kami hanya ingin berkompetisi sesuai dengan kapasitas kemampuan tim kami,” tutur pria asal Pamekasan itu.

Sementara Pelatih MU Rahmad Darmawan (RD) menyambuat baik kompetisi yang akan tetap digelar dengan sistem promosi dan degradasi. Hal itu akan menambah nilai kompetitif dari setiap pertandingan yang digelar. Sementara untuk format kompetisi pihaknya juga mengaku belum mendapat informasi resmi. ”Saya belum tahu seperti apa format dan skema kompetisinya,” kata RD. (jup)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news