alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarmadura
Home > Sampang
icon featured
Sampang

Lebih dari Seribu PMI Dipulangkan

Dinkes Janji Terus Lakukan Pemeriksaan

10 Mei 2021, 18: 21: 54 WIB | editor : Abdul Basri

PULANG KAMPNG: Sejumlah PMI beristirahat di BLK, Jalan Syamsul Arifin, Sampang.

PULANG KAMPNG: Sejumlah PMI beristirahat di BLK, Jalan Syamsul Arifin, Sampang. (MOH. IQBAL/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Hingga saat ini, pekerja migran Indonesia (PMI) asal Sampang yang dipulangkan dari luar negeri lebih dari 1.000 orang. Jumlah tersebut diprediksi meningkat hingga menjelang Lebaran. Karena itu, dinas kesehatan (dinkes) akan meningkatkan kewaspadaan mengenai kesehatan para PMI.

            Plt Kepala Dinkes dan KB Sampang Agus Mulyadi menyampaikan, pihaknya saat ini memiliki tugas tambahan untuk mencegah persebaran Covid-19 di wilayah kerjanya. Apalagi, saat ini terdapat ribuan PMI pulang dari luar negeri.

            Kepulangan PMI diakui sudah melewati berbagai tahapan protokol kesehatan (prokes). Salah satunya, menjalani karantina di Asrama Haji Surabaya. Akan tetapi, institusinya tetap mewaspadai persebaran Covid-19. Karena itu, PMI yang pulang akan didata. ”Kalau sudah diketahui tempat tinggalnya, kita berkoordinasi dengan satgas kecamatan dan memperkuat pengawasan melalui PPKMK mikro,” katanya.

Baca juga: Perbaikan Jalan Pasean Dianggarkan Rp 1 M

            Agus Mulyadi menuturkan, ribuan PMI yang dipulangkan tersebut wajib menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumah masih-masing. Satgas kecamatan akan intens memantau keberadaan para PMI. Tujuannya, memastikan PMI terbebas dari virus korona. ”Kita terus memonitor. Termasuk melakukan pemeriksaan swab antigen dan swab PCR di puskesmas,” tuturnya.

            Menurut dia, ada beberapa kendala saat memantau PMI. Salah satunya, lokasi tempat tinggal PMI yang butuh waktu untuk dideteksi. Karena itu, petugas di lapangan akan terus berkoordinasi dengan semua pihak. ”Awalnya kesulitan menemukan alamat rumahnya. Tapi, satgas kecamatan melalui babinsa, aparat desa, dan petugas kesehatan terus bergerak melakukan pemantauan,” terang Agus.

            Agus menambahkan, kondisi PMI saat ini masih terpantau aman dan sehat. Akan tetapi, institusinya akan terus memeriksa dan memantau secara periodik, baik PMI yang sudah lama datang ataupun yang baru tiba. ”Saat bertugas, staf kami dilengkapi alat pelindung diri (APD),” jelasnya.

            Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Pengembangan DPMPTSP dan Naker Sampang Agus Sumarso menyampaikan, jumlah PMI yang akan dipulangkan dipastikan terus bertambah. Sampai saat ini, diperkirakan 1.000 PMI sudah sampai di Sampang.

            ”Hari ini saja (kemarin, Red) ada 111 PMI yang kami pulangkan. Besok masih ada lagi. Kami hanya melakukan pendataan dan memfasilitasi kepulangan mereka dari asrama haji. Mengenai kesehatan PMI, itu kewenangan OPD lain. Salah satunya, satgas penanganan Covid-19,” pungkasnya. (iqb)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news