alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarmadura
Home > Bangkalan
icon featured
Bangkalan

RSUD Syamrabu Berbagi dan Kenalkan Inovasi

10 Mei 2021, 12: 48: 19 WIB | editor : Abdul Basri

PEDULI: Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan Nunuk Kristiani menyerahkan bingkisan kepada peserta sosialisasi, Sabtu (8/5).

PEDULI: Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan Nunuk Kristiani menyerahkan bingkisan kepada peserta sosialisasi, Sabtu (8/5). (RSUD SYAMRABU FOR RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Bangkalan menyosialisasikan inovasi pelayanan kepada masyarakat pada Sabtu (8/5). Dalam kegiatan itu, direktur rumah sakit pelat merah tersebut juga menyerahkan bingkisan kepada peserta.

Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan Nunuk Kristiani menyampaikan, ada 100 orang yang dilibatkan dalam sosialisasi itu. Dengan pertimbangan geografis, rata-rata peserta berasal dari warga yang berdomisili di dekat RSUD Syamrabu.

Ada beberapa inovasi yang kenalkan dalam sosialisasi itu. Di antaranya, bersalin sehat antar sampai di rumah (Bersema), antar obat sampai ke rumah (Taromah), dan pelayanan penunjang eksekutif (PPE).

Baca juga: Ditinggal Buka Puasa, Rumah Warga Dilalap Api

Inovasi itu bertujuan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, memberikan jaminan bahwa lembaganya aman dari Covid-19. RSUD Syamrabu juga memberikan keamanan terhadap pasien dan keluarga. ”Masyarakat tidak perlu takut datang untuk berobat ke RSUD Syamrabu,” imbaunya.

Inovasi Bersema ditujukan bagi ibu yang melahirkan di lembaganya. Pelayanan bersalinnya akan ditangani dokter spesialis dan tenaga kesehatan berpengalaman. Bayi yang lahir juga akan foto dengan dilengkapi baju agar terkesan cantik dan imut.

Di samping itu, RSUD Syamrabu akan menguruskan dokumen kependudukan berupa kartu identitas anak (KIA) dan akta kelahiran bagi bayi yang baru lahir. Pasien dan keluarganya juga akan diantar sampai ke rumah. Yang mendapat layanan Bersema khusus biakes maskin dan pasien umum. ”Bagi pasien biakes tidak dipungut biaya sepeser pun,” tegasnya.

            Sementara program Taromah diperuntukkan pasien usia lanjut yang berdomisili di Kota Bangkalan. Nantinya, obat yang diresepkan dokter akan diantar sampai ke rumah pasien. Rata-rata yang mengakses program itu adalah peserta BPJS Kesehatan.

Sedangkan pelayanan PPE dimaksudkkan untuk pelayanan laboratorium dan radiologi. Sasarannya pasien umum. Terutama, mereka yang membutuhkan pemeriksaan PCR swab test dan antigen dalam waktu cepat. Biasanya, yang membutuhkan pelayanan ini adalah masyarakat yang akan melakukan perjalanan. ”Untuk swab antigen hanya dibutuhkan 15–30 menit,” imbuhnya.

Inovasi PPE juga melayani kebutuhan pemeriksaan laboratorium dan radiologi yang cepat. Contohnya, operasi yang sifatnya emergency. Di antaranya, layanan pemeriksaan laboratorium yang terdiri atas dari hematologi, faal hati, faal ginjal, profil lipid, gula darah, dan faal hemostasis. Kemudian, tes kehamilan, elektrolit, imonologi, dan enzim jantung (cardiac enzyme).

”Layanan PPE ada di lobi RSUD Syamrabu. Lokasinya mudah diakses oleh pasien dan keluarga,” pungkasnya. (jup)

(mr/onk/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news