alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Nyuri di Aspol, Polisi Tangkap Warga Bangkalan

08 Mei 2021, 19: 57: 32 WIB | editor : Abdul Basri

DITAHAN: Tersangka pencurian Moh. Hariyanto saat diamankan di Mapolres Bangkalan, Kamis (6/5).

DITAHAN: Tersangka pencurian Moh. Hariyanto saat diamankan di Mapolres Bangkalan, Kamis (6/5). (HUMAS POLRES FOR RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Moh. Hariyanto, warga Jalan Trunojoyo, Gang VII, Kelurahan Pejagan, Kecamatan/Kabupaten Bangkalan, diamankan polisi. Pria berusia 29 tahun itu diduga mencuri uang dan perhiasan warga yang berdomisili di asrama polisi (aspol). Total kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.

Informasi yang dihimpun di lapangan, pada Rabu (21/4) sekitar pukul 08.00, korban bernama Yuniar Mekarsari, 38, warga perumahan Aspol Bangkalan, Jalan Trunojoyo Nomor 87, Kelurahan Pejagan, Bangkalan, hendak berangkat kerja. Sekitar pukul 15.00, korban pulang. Setiba di rumahnya, korban mendapati laci make up terbuka. Handphone, cincin, dan gelang emas di laci diketahui raib.

”Jika ditotal, kerugian yang dialami korban atas kasus ini mencapai Rp 10 juta,” kata Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo kemarin (7/5).

Baca juga: Ketua Bawaslu Jatim Dirawat di RS Nindhita

Sigit menambahkan, korban melaporkan kasus itu ke Polres Bangkalan pada 21 April 2021. ”Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, polisi akhirnya mengantongi identitas yang diduga sebagai pelaku. Lalu, kami lacak keberadaan terduga pelaku,” imbuhnya mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyanto.

Sigit menjelaskan, setelah melacak kukan HP milik korban, terungkap jika gawai tersebut telah dijual di salah satu konter yang terletak di Jalan Pemuda Kaffa, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh. ”Kami lalu melakukan pendalaman. Ternyata penjualnya seorang laki-laki yang mengaku berasal dari Kelurahan Pejagan,” urainya.

Ditambahkan oleh Sigit,  Unit Resmob Satreskrim Polres Bangkalan kemudian meluncur ke rumah terduga penjual HP pada Kamis (6/5) sekitar pukul 15.00. Berdasarkan hasil interogasi awal, terduga pelaku mengakui perbuatannya. ”Selanjutnya tersangka dan barang bukti (BB) dibawa ke Polres Bangkalan untuk menjalani penyidikan lebih lanjut,” ungkap perwira asal Kabupaten Jember itu.

Kepada polisi, tersangka mengaku kenal dengan korban setelah disuruh bekerja di rumah korban. Tersangka mengambil barang barang milik korban berupa dua cincin, satu gelang, dan satu unit HP. Tersangka mengambil barang-barang tersebut pada Rabu (21/4) sekitar pukul 11.00.

”Tersangka mengaku melakukan aksinya sendirian. Setelah mengambil barang curian, tersangka menjual perhiasan tersebut di sebuah toko emas di Kecamatan Kamal seharga Rp 2 juta. Sementara HP dijual seharga Rp 1,6 juta,” urainya.

”Hasil penjualan barang curian tersebut digunakan tersangka untuk membayar utang dan biaya kebutuhan sehari-hari,” imbuhnya. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian.

(mr/rul/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news