alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarmadura
Home > Features
icon featured
Features

Kelemahan Sesungguhnya ketika Kehilangan Semangat

06 Mei 2021, 16: 48: 35 WIB | editor : Abdul Basri

SUPPORT: Bupati Baddrut Tamam menyerahkan kacamata kepada anak-anak penderita minus di SDN Barurambat Kota 1 Pamekasan Selasa (4/5).

SUPPORT: Bupati Baddrut Tamam menyerahkan kacamata kepada anak-anak penderita minus di SDN Barurambat Kota 1 Pamekasan Selasa (4/5). (HUMAS PEMKAB FOR RadarMadura.id)

Share this      

Banyak orang berpandangan mata minus sebagai kekurangan. Karena harus bergantung pada kacamata. Namun, pada dasarnya mata minus bisa disembuhkan. Salah satunya dengan memakai kacamata.

ONGKY ARISTA UA, Pamekasan, Jawa Pos Radar Madura

SEJUMLAH anak berkumpul di SDN Barurambat Kota 1, Kelurahan Barurambat Kota, Kecamatan Kota Pamekasan, Selasa sore (4/5). Mereka adalah anak-anak yang menderita mata minus di atas lima.

Baca juga: Warga Kepulauan Padati Pelabuhan Kalianget

Mereka duduk di sebuah kursi. Berjejer dengan anak-anak lain yang juga menderita mata minus. Sesekali mereka melepas dan membersihkan kacamata. Selain anak-anak itu, ada beberapa orang yang menderita glukoma.

Mereka dikumpulkan kemudian di-support untuk terus semangat menikmati hari-harinya. Support itu secara konkret berupa kacamata minus. Kacamata tersebut diberikan cuma-cuma alias gratis.

Dalam pemberian kacamata gratis itu, hadir Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. Di sana, orang nomor satu di Pamekasan itu bercerita dan memberi motivasi. ”Kelemahan fisik jangan sampai membuat anak-anak kita minder,” katanya.

Menurut dia, anak-anak yang masih duduk di bangku SD dan SMP itu memiliki masa depan yang begitu panjang. Pemberian kacamata gratis ini menjadi salah satu support penting. Dia berharap, penderita mata minus ini tidak berputus asa dalam belajar dan menempuh pendidikan.

Bupati Baddrut mengatakan, penderita mata minus itu memang bergantung pada kacamata. Namun, jangan menganggap itu sebagai kekurangan. Sebab, menurutnya itu bukan kelemahan.

”Kelemahan yang sesungguhnya ketika kita kehilangan semangat,” terangnya. ”Teruslah berupaya mengukir prestasi anak-anakku,” sambungnya.

Perwakilan PT Mega Gloryoung Internasional Siti Rukmiyati menyampaikan, perusahaannya memiliki program bantuan kacamata. Yakni, bagi anak penderita mata minus di atas lima yang usianya di bawah 16 tahun. Atau, untuk anak-anak yang rata-rata masih duduk di bangku SD dan SMP.

Selain untuk mereka, juga ada bantuan kacamata gratis yang diberikan kepada penderita glukoma semua usia. ”Sudah lama kami ingin merealisasikan bagi-bagi kacamata gratis ini,” katanya.

Pemberian kacamata gratis itu memiliki dua tujuan. Pertama, membumikan pentingnya memakai kacamata bagi mereka yang menderita mata minus dan glukoma. Kedua, untuk memotivasi mereka tidak berkecil hati. Sebab, tak jarang dari penderita mata minus bisa sembuh karena bantuan kacamata.

”Semoga ini membesarkan hati mereka, bahwa mereka bisa menikmati harinya tanpa perlu berkecil kecil hati,” harap Siti.

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news