alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Lagi, Polres Tahan Tersangka Arisan Ginjal

Sebelumnya Rizkina Hanya Saksi

06 Mei 2021, 16: 37: 15 WIB | editor : Abdul Basri

DIPERIKSA: Rizkina memenuhi panggilan polisi pada Senin (3/5).

DIPERIKSA: Rizkina memenuhi panggilan polisi pada Senin (3/5). (POLRES PAMEKASAN FOR RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Polres Pamekasan menahan Rizkina, warga Desa Larangan luar, Kecamatan Larangan. Perempuan kelahiran 1996 itu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus arisan ginjal. Penahanan bermula saat dia dipanggil menjadi saksi Senin (3/5).

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Adhi Putranto Utomo menerangkan, R (Rizkina) adalah tersangka yang tidak bersindikat dengan tersangka arisan ginjal sebelumnya. ”Ini kasus arisan ginjal lain, namun modusnya sama dengan kasus sebelumnya,” katanya kemarin (5/5).

Adhi mengungkapkan, R juga menjual slot arisan. Ditawarkan menggunakan list harga dan nominal arisan. Semua arisan yang dijual nilainya lebih besar dari harga jual. Kemudian, ketika arisan tersebut terjual dan korban mentransfer uang, R tidak mentransfer hasil arisannya.

Baca juga: Majelis Hakim PN Bangkalan Vonis Oknum Kepala SMP 5 Tahun

”Kami panggil dia awalnya sebagai saksi. Namun, kami naikkan statusnya sebagai tersangka karena ada alat bukti dan saat itu pula R kami tahan karena ada potensi dia melarikan diri,” sambung Adhi.

Pada kasus arisan ginjal dengan R bertindak sebagai admin ini, kerugian korban mencapai Rp 500 juta. R dilaporkan oleh empat korban ke Mapolres Pamekasan. Atas laporan itulah Satreskrim Polres Pamekasan mengambil tindakan hukum.

”R ini bukan bandar. Di atas R ini masih ada lagi,” sambung Adhi. Penahanan R ini menambah jumlah tersangka dalam kasus arisan ginjal ini yang banyak memakan korban di Pamekasan.

September 2020, Satreskrim Polres Pamekasan menahan Alfiana Setiawati alias Kanza. Dia juga aktor dari arisan ginjal. Kemudian Oktober 2020 juga menahan Reza Rizky Saputri (RRS) dalam kasus yang sama.

R disangka melanggar pasar 372 dan 378 KHUP. Dengan ancaman maksimal empat tahun penjara. ”R ini dilaporkan dalam kasus berbeda tapi kasusnya sama,” jelas Adhi.

Arisan ginjal adalah istilah dari jual beli slot atau list arisan. Arisan ini dimotori oleh seorang bandar. Dijual melalui jejaring online WhatsApp oleh seorang admin.

Dengan mekanisme, si admin mengirim list arisan yang akan dijual tersebut. Nominal arisan yang dijual variatif. Mulai dari arisan yang bernominal Rp 40 juta hingga yang nominalnya Rp 5 juta.

Arisan tersebut dijual di bawah nilai arisan. Misal, Rp 40 juta dijual Rp 34 juta. Sejumlah orang tertarik membeli karena menggiurkan dan untungnya lumayan.

Namun, banyak dari mereka yang telah membeli namun tidak mendapatkan arisan yang dibeli. Belakangan terbongkar bahwa slot arisan yang dijual itu arisan bodong. (ky)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news