alexametrics
Sabtu, 19 Jun 2021
radarmadura
Home > Berita Kota
icon featured
Berita Kota

JMSI Jatim: Konten Berita dan Perusahaan Pers Harus Sama-Sama Oke

06 Mei 2021, 10: 48: 34 WIB | editor : Haryanto

PERS SEHAT: Dari kiri, Ketua KJL Ach. Bisri, Kanti Wiyoto, Syaiful Anam dalam acara sharing media di Lamongan, Rabu (5/5).

PERS SEHAT: Dari kiri, Ketua KJL Ach. Bisri, Kanti Wiyoto, Syaiful Anam dalam acara sharing media di Lamongan, Rabu (5/5). (JMSI for RadarMadura.id)

Share this      

LAMONGAN– Jaringan Media Siber Idonesia (JMSI) Jawa Timur berkomitmen membantu media siber menjadi profesional. Profesionalitas ini berkaitan dengan bisnis dan konten jurnalistik.

Komitmen membantu media menjadi lebih baik dan profesional itu disampaikan Sekretaris JMSI Jatim Syaiful Anam saat memberi materi dalam diskusi dengan Komunitas Jurnalis Lamongan (KJL) Rabu (5/5). Kegiatan di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan itu juga dihadiri Wakil Ketua Bidang Pendataan Anggota dan Verifikasi JMSI Jatim Kanthi Wiyoto.

”Kami ingin meningkatkan profesionalisme wartawan dan perusahaan pers,” ujar Achmad Bisri, Ketua KJL dalam acara yang diikuti 28 wartawan dari berbagai media ini.

Baca juga: Bupati Ra Latif Berikan Sembako kepada Kaum Duafa

SOSIALIS: Kanti Wiyoto (kiri) dan Syaiful Anam (kanan) foto bersama anak yatim usai sharing media dan pemberian santunan.

SOSIALIS: Kanti Wiyoto (kiri) dan Syaiful Anam (kanan) foto bersama anak yatim usai sharing media dan pemberian santunan. (JMSI for RadarMadura.id)

Bisri menilai JMSI Jatim dipandang punya kompetensi memberikan pencerahan karena 90 persen anggotanya sudah terverifikasi faktual Dewan Pers. Selain itu, wartawan media yang tergabung dengan JMSI punya kompetensi karena sudah lulus UKW.

Syaiful menguraikan produk jurnalistik dapat dilihat dari dua hal. Yakni konten pemberitaan dan perusahaan pers. Terkait konten pemberitaan wartawan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik. Dengan begitu menghasilkan berita yang akurat, berimbang, tidak hoaks.

Sedangkan perusahaan pers merujuk pada UU 40/1999 tentang Pers. Di antaranya berbentuk PT atau badan hukum berdasarkan perundangan, mencantumkan nama, alamat, dan penanggung jawab secara terbuka di medianya, serta persyaratan lainnya. 

”Kompetensi wartawan dilakukan Dewan Pers dengan Uji Kompetensi Watawan. Demikian pula verifikasi perusahaan pers. Tetapi jika belum diverifikasi Dewan Pers namun perusahaan itu memenuhi syarat perusahaan pers sesuai UU di atas, maka tetap masuk produk pers,” ujarnya.

Sementara Kanti Wiyoto menjelaskan syarat-syarat verifikasi perusahaan media oleh Dewan Pers. Menurut dia, wartawan yang baik adalah yang profesional. Wartawan dinyatakan setelah lulus UKW. Demikian pula perusahaan pers, khususnya media siber, yang harus terdaftar di Dewan Pers.

Acara itu diakhiri dengan pemberian santunan kepada 20 perwakilan anak yatim dari Yayasan Yatim Mandiri. Dilanjutkan dengan buka puasa bersama anak yatim. (*/luq)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news