alexametrics
Kamis, 06 May 2021
radarmadura
Home > Sampang
icon featured
Sampang

Bupati dan Wabup Bahas Infrastruktur dan Air Bersih

03 Mei 2021, 21: 36: 08 WIB | editor : Haryanto

BERSINERGI: Bupati dan Wabup Sampang saat menghadiri Safari Ramadan di Desa Pancor, Kecamatan Ketapang.

BERSINERGI: Bupati dan Wabup Sampang saat menghadiri Safari Ramadan di Desa Pancor, Kecamatan Ketapang. (Prokopim Sampang for RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Masjid Al-Muslim, Dusun Gunung Angak, Desa Pancor, Kecamatan Ketapang, merupakan lokasi terakhir perjalanan Safari Ramadan bupati dan Wabup Sampang.

Safari Ramadan ke-14 itu, Bupati Sampang Slamet Junaidi membahas tentang persoalan infrastruktur jalan dan ketersediaan air bersih, utamanya di wilayah pantura. Acara dihadiri oleh forkopimda, Forkopimcam Ketapang, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan jajaran. Hadir juga kepala desa se-Kecamatan Ketapang, tokoh masyarakat, dan para ulama di wilayah setempat.

Bupati Sampang Slamet Junaidi menyampaikan bahwa agenda kegiatan Safari Ramadan sudah tidak ada lagi. Menurut dia, manfaat dan hikmah melaksanakan kegiatan tersebut sangat banyak.

Baca juga: Kehidupan Pesisir di Kanvas Affandi dan Hendra Gunawan

Terpenting, mengetahui secara langsung apa kebutuhan dan keluhan masyarakat di Kota Bahari. Selain itu, menguatkan tali silaturahmi kepada masyarakat yang tersebar di 14 kecamatan. ”Safari Ramadan ini sengaja kami adakan kembali untuk bersilaturahmi dan mengetahui keluhan dan kebutuhan masyarakat secara langsung,” katanya.

Haji Idi mengatakan, persoalan infrastruktur jalan sudah jadi prioritas mulai awal kepemimpinannya. Secara bertahap, jalan penghubung antar kecamatan di wilayah Ketapang akan dibenahi.

”Kami sejak awal memang memikirkan infrastruktur. Pembangunan jalan poros kabupaten jadi program utama di utara, karena saya menginginkan adanya pertukaran komoditas,” lanjutnya.

Sementara persoalan air bersih di wilayah utara, Haji Idi mengaku sudah mendengar. Bahkan, persoalan itu menjadi pekerjaan yang harus diselesaikan dalam waktu dekat. Menurut dia, pihaknya akan mencari anggaran corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan.

”Soal air bersih nanti akan kita lakukan pengeboran,” janjinya.

Dia menegaskan, banyak persoalan yang harus dihadapi untuk mewujudkan percepatan pembangunan di Sampang. Salah satunya masalah pemotongan anggaran akibat pandemi Covid-19. 

”Makanya saya berpesan, ketika kita bangun, ayo rawat bersama. Kami tidak bisa membangun tanpa dukungan dari elemen masyarakat dan para tokoh setempat,” tutupnya. (iqb/rus/par)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news