alexametrics
Kamis, 06 May 2021
radarmadura
Home > Pamekasan
icon featured
Pamekasan
Minta Eksekutif dan Legislatif Kolaborasi

Bassra Siap Kawal Percepatan Pembangunan di Madura

03 Mei 2021, 18: 46: 41 WIB | editor : Abdul Basri

KOMPAK: Anggota DPR RI Syafiuddin Asmoro memberi sambutan saat silaturahmi dengan para kiai dan ulama Bassra di Ponpes Al Hamidy Banyuanyar, Desa Potoan Daya, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jumat malam (30/4).

KOMPAK: Anggota DPR RI Syafiuddin Asmoro memberi sambutan saat silaturahmi dengan para kiai dan ulama Bassra di Ponpes Al Hamidy Banyuanyar, Desa Potoan Daya, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jumat malam (30/4). (DPC PKB BANGKALAN FOR RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Para ulama dan kiai yang tergabung dalam Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura (Bassra) meminta pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah serta legislatif berkolaborasi untuk mengakselerasi pembangunan di Madura. Hal itu diungkapkan Bassra saat bersilaturahmi dengan anggota DPR RI Syafiuddin Asmoro di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hamidy Banyuanyar.

Koordinator Bassra KH. Lailurrahman berpendapat, para tokoh asal Madura perlu duduk bareng membahas percepatan pembangunan di Madura. Misalnya, mulai dari Menko Polhukam Mahfud MD, Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah, gubernur, empat bupati di Madura, dan para legislator.

”Orang Madura banyak juga berkarir di pusat. Seperti  Pak Mahfud MD dan Pak Said Abdullah. Jadi, mari bersama-sama membangun Madura,” ucapnya di Ponpes Al Hamidy Banyuanyar.

Baca juga: CC Mart Lenteng-Sumenep Resmi Dibuka di Bulan Ramadan

Kiai Lailurrahman mengapresiasi langkah dan upaya Syafiuddin Asmoro yang menyatakan komitmennya untuk siap berjuang bersama Bassra demi memajukan Madura. Karena itu, Bassra berharap, hasil pertemuan yang dikemas dalam acara buka puasa bersama tersebut ada tindak lanjut. ”Tidak hanya di sini,” imbuhnya.

Anggota DPR RI Syafiuddin Asmoro mengatakan, dibutuhkan song-osong lombung untuk mempercepat pembangunan di Madura. Karena itu, semua pihak harus bersama-sama memikirkan dan membahas hal tersebut. Bassra harus menjadi simpul penguat menyambut percepatan pembangunan ekonomi Madura melalui pembangunan infrastruktur jalan dan infrastruktur digital.

”Kami akan terus berjuang untuk kemajuan Madura. Dukungan dari para kiai dan ulama menjadi motivasi bagi kami,” tegasnya.

Syafiuddin Asmoro bercerita, saat melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan beberapa kementerian yang menjadi mitra Komisi V DPR RI, dia mengingatkan agar percepatan pembangunan di Madura harus menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat. Karena itu, dia mengajak para kiai dan ulama untuk mendukung pelaksanaan pembangunan Madura melalui Perpres No 80 Tahun 2019.

”Sebab, Pulau Garam memiliki banyak potensi melalui pengembangan kawasan pertumbuhan ekonomi. Di antaranya, pariwisata, perdagangan, dan industri. Kita perlu song-osong lombung. Perlu kolaborasi pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dan investor. Harapannya, Madura ke depan bisa semakin maju dan sejahtera,” pungkas ketua DPC PKB Bangkalan itu. (bam)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news