alexametrics
Kamis, 06 May 2021
radarmadura
Home > Pottre Koneng
icon featured
Pottre Koneng
Siti Ainatul Khusnah

Perempuan Harus Merdeka

23 April 2021, 19: 27: 41 WIB | editor : Abdul Basri

Perempuan Harus Merdeka

Share this      

SEBAGIAN besar perempuan sadar dengan sistem patriarki yang berkembang di lingkungan masing-masing. Namun, tidak banyak yang menyuarakan tentang persamaan kedudukan antara perempuan dan laki-laki.

Ketua Umum Korps HMI-Wati (Kohati) Bangkalan Siti Ainatul Khusnah menilai, patriarki merupakan bentuk kelucuan hukum budaya yang diyakini oleh sebagian besar masyarakat. Yakni, dengan meletakkan dominasi laki-laki daripada perempuan.

”Saya meyakini bahwa manusia memiliki kedudukan yang sama dalam berkehidupan. Pun dalam berbagai hal yang dikerjakan dan dicita-citakan,” ucapnya.

Baca juga: LPA Sumenep Tanggapi Kematian Tak Wajar Selfie

Bagi Aina, jenis kelamin tidak menjadikan takdir seseorang wajib berada di atas dan di bawah. Sebab sudah ada porsi, baik perempuan dan laki-laki bisa menjadi prioritas atau tidak. ”Saya berprinsip, meningkatkan kapasitas keilmuan dan keterampilan adalah hal wajib bagi setiap manusia, bukan hanya laki-laki dan atau tidak boleh bagi perempuan,” tutur perempuan kelahiran 1996 tersebut.

Sebagai ketua Kohati, Aina memiliki cita-cita mewujudkan perempuan yang memiliki kemampuan intelektual, terampil, berjiwa kepemimpinan, dan mampu menjadi sosok yang mandiri. Untuk mewujudkan itu, dibutuhkan komitmen dan kerja keras dari kaum hawa.

”Perempuan harus sadar dan merdeka atas dirinya, atas apa yang diinginkannya dan kehidupannya,” tutur mahasiswa fakultas hukum Universitas Trunojoyo Madura (UTM) itu.

Dirinya berharap dalam momen Hari Kartini ini perempuan tidak berkecil hati dengan sistem patriarki yang menjadi legitimasi di tengah masyarakat. ”Perempuan harus semakin memahami apa yang diinginkan, dibutuhkan, dan yang harus didapatkan,” pesan Aina. (jup)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news