alexametrics
Sabtu, 15 May 2021
radarmadura
Home > Sumenep
icon featured
Sumenep

Wings Air Ogah Layani Rute Sumenep–Surabaya

23 April 2021, 19: 19: 10 WIB | editor : Abdul Basri

TARIK PENERBANGAN: Maskapai Wings Air saat mendarat di Bandara Trunojoyo pada Februari 2019 lalu.

TARIK PENERBANGAN: Maskapai Wings Air saat mendarat di Bandara Trunojoyo pada Februari 2019 lalu. (DAFIR FALAH/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Maskapai penerbangan Wings Air belum memiliki rencana membuka kembali rute penerbangan Sumenep–Surabaya dan Surabaya–Sumenep. Salah satu pertimbangan PT Wings Abadi Airlines, lantaran tidak ada penumpang yang berminat menggunakan jasa transportasi udara.

Station Manager Wings Air Sumenep Bayu Kristanto mengatakan, sejak 20 April 2020 lalu, Wings Air sudah tidak beroperasi di Bandara Trunojoyo Sumenep. Alasannya, tidak ada penumpang. Karena itu, Wings Air stay di Surabaya. ”Belum ada rencana buka penerbangan lagi kalau jumlah penumpangnya tetap seperti itu,” katanya.

Menurut Bayu, selama setahun ini tidak pernah melakukan penerbangan Surabaya–Sumenep. Kalaupun harus melayani penerbangan lagi, butuh pertimbangan dan persiapan panjang. ”Sempat Oktober 2020 mau open, tapi karena beberapa opsi, terpaksa tidak jadi terbang. Kita bukan tidak mau melayani. Tetapi, tidak ada penumpang yang mau diangkut,” ujarnya.

Baca juga: 240 Napi Narkotika Jalani Rehabilitasi Sosial

Dijelaskan, kerugian yang dialami perusahaannya cukup besar jika maskapai penerbangan Wings Air tidak jadi terbang. Dalam sehari, hitungan kerugian yang dialami bisa mencapai Rp 45 juta. Karena itu, lebih baik Wings Air menarik diri untuk sementara waktu dari Bandara Trunojoyo. ”Sehari saja nggak terbang, ruginya besar,” sebutnya.

Kendati begitu, Bayu tetap mempertimbangkan opsi membuka layanan penerbangan di Bandara Trunojoyo. Salah satu syaratnya, animo masyarakat naik pesawat tinggi. Selama warga masih banyak menempuh jalur darat, Wings Air sulit beroperasi lagi. Apalagi, saat ini masih pandemi Covid-19, semakin sulit maskapai penerbangan mendapat keuntungan.

”Mestinya Lebaran seperti ini banyak penumpang, tetapi lagi-lagi terbentur aturan yang ketat. Imbasnya penumpang sepi,” tandasnya.

(mr/daf/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news