alexametrics
Sabtu, 15 May 2021
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Sebut Keterangan Tersangka Janggal

Keluarga Korban Duga Pembunuhan Suliman Terencana

22 April 2021, 06: 46: 55 WIB | editor : Abdul Basri

TAK BERKUTIK: Haryanto, pelaku pembunuh Suliman, dikawal polisi saat menuju tempat pres rilis di Mapolres Sampang.

TAK BERKUTIK: Haryanto, pelaku pembunuh Suliman, dikawal polisi saat menuju tempat pres rilis di Mapolres Sampang. (MOH. IQBAL/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Meski polisi sudah mengungkap motif kasus pembunuhan Suliman, keluarga memiliki pandangan berbeda. Keluarga korban menduga pembunuhan itu dilakukan secara terencana. Hal itu berdasar luka-luka yang ditemukan di sekujur tubuh Suliman.

Kepala Desa (Kades) Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Behrahim menyampaikan, pengakuan tersangka janggal alias tidak wajar. Sebab, pembunuhan itu dipicu cekcok antara tersangka dan korban. Dia meyakini, pembunuhan kakaknya sudah direncanakan sejak awal.

”Sebelum meninggal, korban ditabrak pakai mobil lalu dikeroyok oleh pelaku dengan senjata tajam (sajam) hingga meninggal. Ini pembunuhan berencana,” katanya.

Baca juga: Unija Tambah Dua Prodi Baru

Menurut dia, di kaki kiri kakaknya juga ditemukan lebam seperti terkena benturan besi. Bahkan, kaki kanannya patah. Korban juga mengalami luka di hidung, lengan kanan, punggung tengah, punggung sebelah kiri, dan punggung sebelah kanan. ”Jelas (kasus pembunuhan, Red) ini direncanakan. Pelakunya lebih dari tiga orang,” ucap Behrahim.

Behrahim minta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. Termasuk, mengungkap motif pembunuhan yang mengakibatkan kakaknya meninggal. ”Kasus ini harus diusut dengan tuntas. Aparat penegak hukum harus menjatuhkan putusan yang seadil-adilnya,” tutupnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Sampang AKP Daryanto mengatakan institusinya komitmen mengusut kasus tersebut sampai tuntas. Saat ini jajarannya sedang memburu dua rekan tersangka yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut. ”Dua pria berinisial T dan M terus kita kejar,” pungkasnya.

Sekadar mengingatkan, tokoh masyarakat Dusun Gunung Kesan Timur, Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Suliman ditemukan tewas di tepi jalan Dusun Manju Timur pada Kamis (15/4) pukul 13.00. Pria berusia 48 tahun itu ditemukan meninggal dalam posisi tengkurap. Di punggungnya terdapat luka robek sabetan sajam. (iqb)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news