alexametrics
Sabtu, 15 May 2021
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
Penyidik Serahkan Ulil Abrari Hari Ini

Kejaksaan Janji Segera Limpahkan Tersangka ke PN

21 April 2021, 01: 42: 00 WIB | editor : Abdul Basri

TEGA: Ulil Abrari mengikuti rekonstruksi kasus pembunuhan bocah berusia sembilan tahun berinisial AATA di Mapolres Pamekasan kemarin.

TEGA: Ulil Abrari mengikuti rekonstruksi kasus pembunuhan bocah berusia sembilan tahun berinisial AATA di Mapolres Pamekasan kemarin. (ONGKY ARISTA UA./RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – setelah melakukan penelitian, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan akhirnya menyatakan berkas kasus pembunuhan bocah berusia sembilan tahun berinisial AATA lengkap. Rencananya, penyidik Polres Pamekasan melimpahkan berkas kasus dan Ulil Abrari kepada Kejari Pamekasan hari ini (20/4).

Kasatreskrim Polres Pamekasan AKP Adhi Putranto Utomo mengakui berkas kasus tersebut sudah lengkap atau P21. Sebelum dinyatakan lengkap, penyidik mengirimkan berkas tahap pertama pada 5 April lalu. ”Penyerahan tersangka dan berkas kasus tersebut akan dilakukan hari ini (20/4),” katanya.

Sementara itu, Kasipidum Kejari Pamekasan Maelan membenarkan tahap dua atau penyerahan tersangka dan berkas kasus pembunuhan yang diaktori pemuda 20 tahun asal Sumenep itu akan dilakukan hari ini. ”Pelimpahan Ulil ke Pengadilan Negeri (PN) Pamekasan tidak akan memakan waktu lama,” tuturnya.

Baca juga: Tahan Rindu Keluarga demi Panggilan Tugas

Dia menegaskan, institusinya tidak berbelit-belit menangani perkara. Begitu tersangka dan barang bukti diserahkan oleh penyidik, institusinya langsung memproses. ”Kalau sudah kami terima, kita langsung proses,” tegas Maelan.

Sekadar diketahui, Ulil Abrari ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhaan balita berinisial AATA. Kasus itu terjadi pada 7 Maret di Desa Taraban, Kecamatan Larangan. Semula Ulil Abrari berencana membunuh Karimullah (bapak AATA, Red) lantaran diduga sebagai tukang sihir. Karena saat kejadian Karimullah tidak ada di rumah, AATA yang tertidur pulas di kamarnya menjadi sasaran. (ky)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news