alexametrics
Kamis, 06 May 2021
radarmadura
Home > Features
icon featured
Features

Selera Dapur Keluarga Sekkab Bangkalan Moh. Taufan Zairinsjah

Seafood Menu Favorit

17 April 2021, 05: 19: 24 WIB | editor : Abdul Basri

HARMONIS: Sekkab Bangkalan Moh. Taufan Zairinsjah bersama anak dan istri makan seafood di kediamannya di Jalan Ngagel Tama Tengah 1 Nomor 14 Surabaya.

HARMONIS: Sekkab Bangkalan Moh. Taufan Zairinsjah bersama anak dan istri makan seafood di kediamannya di Jalan Ngagel Tama Tengah 1 Nomor 14 Surabaya. (DAFIR FALAH/RadarMadura.id)

Share this      

Susilorini Wijayanti akan disibukkan dengan urusan belanja dapur selama satu bulan ke depan. Sebab, Sekkab Bangkalan Moh. Taufan Zairinsjah beserta putra-putrinya akan banyak menghabiskan waktu di rumah.

MOMEN spesial Ramadan ini tidak akan dilewatkan oleh perempuan asal Tuban itu. Galang Mahasin Muhammad dan dua adik kembarnya, Gharsina Salsabila Ramadhani dan Ghassani Salsabila Ramadhani, akan puasa di rumah. ”Kalau menu buka puasa, bapak (Taufan) itu tidak boleh ketinggalan dengan seafood,” kata Susilorini.

Sebelum makan, wajib ada infused water dari kurma. Satu keluarga suka dengan air rendaman kurma. Perempuan 53 tahun itu menyampaikan, suaminya merupakan tipikal orang yang tidak suka makan di luar. Terlebih pada momen Ramadan. Bagi dia, buka puasa di luar rumah ribet. Tanggung dengan salat Magrib dan salat Tarawih.

Baca juga: Ajak Semua Elemen Ciptakan Pilkades Damai

”Habis minum infused kurma dia langsung mimpin salat berjamaah Magrib. Baru setelah itu makan bareng, lebih puas,” ucapnya menjelaskan kebiasaan sang suami. Menu kesukaan keluarga ini sama-sama seafood. Dari kepiting, cumi, udang, dan lainnya.

Kekaguman Susilorini kepada suami bukan karena menjabat sebagai sekretaris kabupaten (sekkab). Tetapi, dia selalu mengajarkan hal sepele namun berharga. ”Ketika habis makan, biasanya bapak itu cuci piring sendiri,” katanya. Kebiasaan itu diajarkan dan ditiru anak-anak dari dulu.

Di mata Galang, Taufan tetap menyempatkan buka bareng dengan keluarga meski sesibuk apa pun. Sementara bagi Gharsina Salsabila Ramadhani, Taufan itu merupakan sosok ayah yang tidak henti-hentinya berpesan untuk tidak meninggalkan salat lima waktu dan jangan malas belajar. Apalagi, selama ini jauh dari orang tua karena kuliah di Malang. ”Tapi, kalau menu favorit tetap seafood,” katanya.

Taufan mengakui, menu buka puasa seafood dan infused water kurma. Satu keluarga memiliki selera yang sama. Selain karena suka, karena air nabeez ini merupakan minuman kesukaan Rasulullah SAW. ”Meski sudah beduk, tidak langsung makan nasi. Tetap harus berjamaah dulu. Setelah itu baru makan,” ucapnya.

Selesai makan harus cuci piring sendiri itu untuk mengajarkan anak-anak bertanggung jawab dengan pekerjaannya sendiri. Dengan begitu, bisa lebih mandiri dan meringankan beban orang lain. Mantan kepala Dinas PUPR Bangkalan itu bersyukur Ramadan tahun ini bisa Tarawih di masjid. Tidak seperti tahun lalu yang Tarawih di rumah.

”Setelah salat Tarawih, kami biasakan anak-anak itu tadarus bersama di rumah,” pungkasnya. 

(mr/daf/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news