alexametrics
Senin, 12 Apr 2021
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Sebelas Hari, Polisi Ciduk 168 Tersangka

06 April 2021, 20: 08: 09 WIB | editor : Abdul Basri

DIUNGKAP: Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar memimpin konferensi pers hasil Operasi Pekat Semeru 2021 di mapolres kemarin.

DIUNGKAP: Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar memimpin konferensi pers hasil Operasi Pekat Semeru 2021 di mapolres kemarin. (ONGKY ARISTA UA./RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Dibanding tahun lalu, Polres Pamekasan terbilang sukses menggelar Operasi Pekat Semeru. Buktinya, dalam sebelas hari berhasil mengungkap 133 kasus dan meringkus 168 tersangka. Ratusan tersangka itu diciduk polisi mulai 22 Maret sampai 2 April 2021. Padahal, jumlah kasus yang diungkap dalam Operasi Pekat Semeru 2020 hanya 34 perkara dan meringkus 55 tersangka.

Ratusan orang itu disergap karena terlibat sederet perkara. Perinciannya, 97 orang terbelit kasus dugaan premanisme, 17 orang terlibat kasus dugaan prostitusi, dan 33 orang terlibat kasus dugaan penyalahgunaan miras. Termasuk, tiga orang terlibat kasus perjudian, satu orang terlibat kasus dugaan pornografi, satu orang terlibat kasus bahan peledak, dan 16 orang terseret kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

Dalam Operasi Pekat Semeru 2021 ini, polisi mengamankan beberapa barang bukti (BB). Dari kasus premanisme menyita lima BB, kasus dugaan prostitusi dua BB, kasus pornografi satu BB, kasus perjudian dua BB, miras 1.046 BB, dan bahan peledak satu BB. Sementara BB yang disita dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba berupa SS seberat 37,92 gram.

Baca juga: Bupati Baddrut Bangga Pakai Sarung Tenun Pamekasan

”Operasi Pekat Semeru ini kita gelar untuk cipta kondisi jelang bulan Ramadan,” kata Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar.

Menurut dia, pengungkapan kasus dilakukan untuk menanggulangi tindak kejahatan dan tindak pidana lain yang meresahkan masyarakat. Dari 168 tersangka, yang ditahan di sel tahanan mapolres hanya 28 orang. Sementara sisanya diberi peringatan dan pembinaan. ”Sebanyak 28 orang itu nantinya menjalani proses hukum,” tuturnya.

Dia menjelaskan, tindak kejahatan di wilayah hukum Polres Pamekasan kian menurun. Dia mengimbau masyarakat tenang dan khusyuk saat melaksanakan ibadah di bulan Ramadan. ”Mari kita pelihara kondusivitas wilayah menjelang bulan suci Ramadan,” ajak mantan Kasubbagcatpers Baglitpers Ropam Divpropam Polri. (ky)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news