alexametrics
Sabtu, 17 Apr 2021
radarmadura
Home > Pamekasan
icon featured
Pamekasan

Lahan Eks Rumah Sakit Belum Bisa Ditempati PKL

05 April 2021, 18: 20: 22 WIB | editor : Abdul Basri

KOSONG: Sejumlah warga berada di lahan eks rumah sakit di Jalan Kesehatan yang belum difungsikan untuk relokasi PKL kemarin.

KOSONG: Sejumlah warga berada di lahan eks rumah sakit di Jalan Kesehatan yang belum difungsikan untuk relokasi PKL kemarin. (ONGKY ARISTA UA/RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Meski sudah membangun fasilitas di lahan eks rumah sakit, rencana Pemkab Pamekasan merelokasi pedagang kaki lima (PKL) ke lokasi tersebut hingga kemarin (4/4) belum terealisasi. Sebab, lahan yang terletak di Jalan Kesehatan itu belum bisa ditempati. Bahkan, sebagian PKL kembali berjualan di Jalan Jokotole.

Hendra, salah seorang PKL asal Kecamatan Proppo menuturkan, sampai kemarin belum mendapat tempat yang strategis untuk berjualan. Sebab, saat berjualan di Jalan Jokotole terkena razia satpol PP. ”Harapan saya, saya diberi solusi,” ucapnya.

Hendra mengakui bahwa dirinya keliru berjualan di Jalan Jokotole. Namun di sisi lain, dia tidak bisa berhenti berjualan di lokasi tersebut karena harus menafkahi keluarga. ”Saat berjualan di Jalan Jokotole, lapak saya ramai dijubeli pembeli,” terang pria berusia 29 tahun itu.

Baca juga: Angin Puyuh Rusak 12 Rumah dan Masjid di Sumenep

Bapak satu anak penjual jeruk peras itu menyatakan, dirinya tidak menyalahkan tindakan tegas Satpol PP Pamekasan yang melakukan penertiban di Jalan Jokotole. ”Tapi, kami juga meminta solusi,” pinta Hendra.

Dijelaskan, solusi yang ditawarkan Pemkab Pamekasan adalah merelokasi PKL ke lahan eks rumah sakit yang terletak di Jalan Kesehatan. Namun karena ada fasilitas lain yang belum tuntas pembangunannya, sehingga eks lahan rumah sakit belum bisa difungsikan.

”Tahun ini, rencananya mau melanjutkan pembangunan,” ujar Plt Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Diskop dan UKM) Pamekasan Abd. Fata.

Menurut Abd. Fata, pembangunan fasilitas di eks lahan rumah sakit belum selesai 100 persen. Karena itu, belum bisa ditempati PKL. ”Nanti akan membangun atap dan fasilitas lainnya. Jika pun harus ditempati, hanya bisa dipakai untuk kegiatan insidentil,” pungkasnya.

Berdasar catatan Jawa Pos Radar Madura (JPRM), pembangunan fasilitas di eks lahan rumah sakit dikerjakan pada akhir 2019 lalu. Pada akhir 2020 proyek tersebut selesai. Namun, ternyata tahun ini masih ada pembangunan lanjutan. Karena itu, eks lahan rumah sakit tersebut belum bisa difungsikan para PKL. (ky)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news