alexametrics
Sabtu, 17 Apr 2021
radarmadura
Home > Sumenep
icon featured
Sumenep

Vaksinasi Sasar Kelompok Lansia

01 April 2021, 18: 54: 16 WIB | editor : Abdul Basri

CEGAH COVID-19: Petugas dinas kesehatan memeriksa tekanan darah tokoh masyarakat sebelum disuntik vaksin di Pendapa Agung Bangkalan kemarin.

CEGAH COVID-19: Petugas dinas kesehatan memeriksa tekanan darah tokoh masyarakat sebelum disuntik vaksin di Pendapa Agung Bangkalan kemarin. (VIVIN AGUSTIN HARTONO/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Vaksinasi bagi pelayan publik sudah dilaksanakan. Sasaran berikutnya kelompok umur lanjut usia (lansia), tetapi belum bisa diwujudkan. Sebab, dosis belum tersedia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudiyo mengutarakan, sebenarnya sekarang ini masuk sasaran lansia. Berhubung dosisnya belum ada, terpaksa menunggu kiriman pemerintah pusat. ”Vaksin di Bangkalan sudah habis. Dosis untuk pelayan publik nihil. Kami sekarang menunggu kiriman,” katanya kemarin (31/3).

Menurut Sudiyo, vaksin 26 ribu dosis sudah didistribusikan ke pelayan publik. Kini tinggal kelompok umur lansia dan pedagang pasar. ”Target sasaran paling dekat itu (lansia) setelah tokoh agama,” ujar mantan kepala Puskesmas Blega itu.

Baca juga: MU dan Persela Saling Puji Kekuatan Lawan

Yoyok menyatakan, pihaknya sudah memetakan sasaran vaksinasi untuk lansia. Jumlahnya 52.640 orang yang akan divaksin. ”Lansia juga menjadi prioritas,” terangnya.

Beberapa kabupaten lain sudah menyasar ke lansia. Terutama di luar Jawa Timur. ”Meski lansia belum, kita masih di ranking 15 untuk Jatim dalam kinerja vaksinasi,” sebutnya.

Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan mengatakan, dinkes harus berkoordinasi dengan pemerintah pusat mengenai stok vaksin supaya tidak berjeda terlalu lama. Sebab, sekarang masyarakat mulai percaya terhadap vaksin. ”Secepatnya ditanyakan biar ada kejelasan,” pintanya.

Sejak awal pemerintah menyampaikan bahwa vaksinasi itu adalah salah satu upaya agar terhindar dari Covid-19. Karena itu, stok vaksin harus disediakan. ”Kami harap, kekosongan vaksin tidak lama,” ujar politikus PPP itu.

(mr/daf/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news