alexametrics
Sabtu, 17 Apr 2021
radarmadura
Home > Pamekasan
icon featured
Pamekasan

Inovatif! Begini Cara BPJS Kesehatan Jemput Bola di Masa Pandemi

31 Maret 2021, 22: 36: 54 WIB | editor : Haryanto

KREATIF: MCS milik BPJS Kesehatan disiagakan untuk melayani warga.

KREATIF: MCS milik BPJS Kesehatan disiagakan untuk melayani warga. (BPJS Kesehatan for RadarMadura.id)

Share this      

PAMEKASAN – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Pamekasan kreatif memberikan pelayanan. Caranya, melakukan jemput bola melalui mobile costumer service (MCS) selama pandemi.

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan Agung Kurniawan mengatakan, institusinya kini bekerja sama dengan perangkat desa untuk memberikan layanan jemput bola.

Dia menjelaskan, sebelum masa pandemi, pelayanan MCS BPJS Kesehatan dilakukan di beberapa titik. Namun, selama pandemi, pelayanan MCS dilakukan dengan jemput bola melalui perangkat desa. Hal itu bertujuan menghindari kerumuman massa.

Baca juga: M. Tabrani Sosok Pemberani, Umur 22 Letakkan Dasar Bahasa Indonesia

”Jika warga memerlukan pelayanan administrasi BPJS Kesehatan, berkasnya bisa dikoordinasi perangkat desa. Selanjutnya, petugas kami yang mengambil berkasnya ke desa setempat. Nanti identitas kepesertaan kami kirim kembali ke desa apabila berkas sudah diproses,” ujarnya.

Agung menambahkan, perangkat desa yang memerlukan layanan MCS bisa menghubungi BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan. Dengan demikian, pelayanan dapat diberikan tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan.

”Penyesuaian pelaksanaan MCS di masa pandemi ini merupakan upaya kami agar tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Terutama, warga yang rumahnya relatif jauh dari kantor BPJS Kesehatan,” imbuh Agung.

Sementara itu, Sekretaris Desa Ponteh, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Akhmad Julianto mengapresiasi layanan MCS yang digagas BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan. Sebab, memudahkan masyarakat mendapat layanan administrasi kepesertaan dari BPJS Kesehatan.

”Kadang masyarakat, terutama yang tinggal di desa, nggak ngerti kalau harus ngurus sendiri (ke kantor BPJS Kesehatan). Jadi, kalau misalnya BPJS yang jemput bola, tentu memudahkan masyarakat,” pungkasnya. (*/par)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news