alexametrics
Sabtu, 17 Apr 2021
radarmadura
Home > Bangkalan
icon featured
Bangkalan

Gudang Terbakar, Perusahaan Ekspedisi Rugi Rp 2,3 Miliar

05 Maret 2021, 08: 13: 33 WIB | editor : Abdul Basri

LUDES: Petugas damkar menyemprotkan air di area gudang yang terbakar di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar.

LUDES: Petugas damkar menyemprotkan air di area gudang yang terbakar di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar. (JUPRI/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Suasana Pasar Kwanyar kemarin pagi (4/3) geger. Pemicunya, salah satu gudang milik perusahaan ekspedisi yang melayani pengiriman barang pekerja migran Indonesia (PMI) PT Exindo terbakar. Banyaknya barang yang disimpan di gudang membuat api lekas membesar. Akibatnya, proses pemadaman lama dan dramatis.

Untungnya, api tidak menjalar ke permukiman warga dan kios yang ada di Pasar Kwanyar. Peristiwa kebakaran yang diperkirakan berlangsung sekitar pukul 06.00 tersebut juga tidak makan korban jiwa. Namun, banyak paket barang milik PMI menjadi abu. Sementara total kerugian ditaksir mencapai Rp 2,3 miliar.

Direktur PT Exindo Abdul Muhid Solihin mengatakan, perusahaannya memang bergerak di bidang jasa pengantaran paket milik PMI yang bekerja di Timur Tengah. Gudang tersebut menyimpan barang-barang milik PMI. ”Ada tiga kontainer yang membawa paket milik PMI yang tiba pada Rabu (3/3) sekitar pukul 22.00,” ucapnya.

Baca juga: Siswa SMAN 1 Torjun Belajar Jurnalistik di Radar Madura

Menurutnya, bongkar muat barang yang diangkut dengan kontainer tersebut dilakukan di Desa Morkepek, Kecamatan Labang. Kemudian, diangkut menggunakan truk menuju gudang yang kini telah terbakar. ”Proses pengangkutan barang ke gudang yang berada di Desa Pesanggrahan baru selesai pada Kamis (4/3) sekitar pukul 03.30,” imbuhnya.

Abdul Muhid Solihin mengaku tidak tahu persis kejadian kebakaran tersebut. Sebab, setelah bongkar muat selesai, dia kembali pulang ke rumahnya yang terletak di Desa Ketetang, Kecamatan Kwanyar. ”Sekitar pukul 04.30, saya dibangunkan warga. Mereka memberi tahu bahwa gudang terbakar,” ucapnya saat ditemui Jawa Pos Radar Madura (JPRM) di lokasi kejadian.

Pria 51 tahun itu mengaku tidak ingat jumlah paket yang dikirim PMI asal Timur Tengah melalui perusahaannya. Namun, jenisnya bermacam-macam. Ada kasur, baju, sepeda angin, alat-alat rumah tangga, kurma, alat elektronik, dan lain sebagainya. ”Paketan itu dari Timur Tengah langsung dibawa ke sini. Setelah itu, kami kirim ke daerah tujuan,” katanya.

Muhid menyatakan tidak tahu penyebab terbakarnya gudang penyimpanan sepanjang 35 meter dengan lebar 10 meter tersebut. Namun, dia menduga karena terjadi korsleting listrik. Gara-gara kejadian itu, dia mengalami kerugian sekitar Rp 2,3 miliar. ”Hanya satu kardus yang berhasil diselamatkan. Isinya tidak tahu karena belum dibuka,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Bangkalan Rahmad Ansori mengatakan, institusinya menerima informasi kebakaran sekitar pukul 05.30. Sekitar 30 menit kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi.

”Saat melakukan pemadaman, sempat ada kendala. Sebab, pintu utama gudang PT Exindo terkunci rapat. Tidak ada yang berani buka karena suhunya saat itu panas. Karena itu, terpaksa didongkel dan dilakukan pembasahan,” imbuhnya.

Rahmad Ansori menuturkan, kendala berikutnya yang dihadapi petugas adalah ketersediaan air. Karena airnya habis, lalu minta bantuan PDAM dan dinas lingkungan hidup (DLH). ”Dua jam kemudian, api baru bisa dijinakkan. Selanjutnya, kami melakukan pembasahan. Menghabiskan banyak air karena banyak paket yang terbuat dari kertas dan plastik,” tandasnya.

Dikonfirmasi di tempat terpisah, Kapolsek Kwanyar AKP Andy Bakhtera Indra menuturkan, pihaknya sudah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Kasus kebakaran tersebut kini sedang diselidiki Polres Bangkalan. ”Nanti akan dicari penyebabnya apa. Apakah korsleting listrik atau human error. Yang dimaksud human error, apakah ada puntung rokok yang dibuang sembarangan atau tidak saat memasukkan barang,” terangnya. (jup)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news