alexametrics
Sabtu, 17 Apr 2021
radarmadura
Home > Bangkalan
icon featured
Bangkalan

Bangkitkan Perekonomian Masyarakat Desa pada Masa Pandemi

KKN Stamidiya Kelompok 01 Berdampak Positif

26 Februari 2021, 19: 00: 30 WIB | editor : Haryanto

PATUHI PROKES: Peserta KKN Stamidiya berfoto bersama saat penutupan di Balai Desa Batorasang, Kecamatan Tambelangan, Sampang, Selasa (23/2).

PATUHI PROKES: Peserta KKN Stamidiya berfoto bersama saat penutupan di Balai Desa Batorasang, Kecamatan Tambelangan, Sampang, Selasa (23/2). (Stamidiya for RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG - Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hamidiyah (Stamidiya) menerjunkan mahasiswa untuk mengabdi kepada masyarakat. Mereka terbagi dalam lima kelompok kuliah kerja nyata (KKN). Tiap kelompok terdiri atas 18 mahasiswa.

Baca juga: Fauzi-Eva Dilantik Hari Ini, Cegah Korona sejak Dini

Pelaksanaan KKN dimulai 24 Januari hingga 23 Februari 2021. Tema yang diangkat KKN Berbasis Kewirausahaan guna Membangun Perekonomian di Pedesaan pada Masa Pandemi Covid-19. Salah satunya, kelompok KKN Stamidiya 01 yang ditempatkan di Desa Batorasang, Kecamatan Tambelangan, Sampang.

KKN Stamidiya 01 menjalankan berbagai program. Di antaranya, bentuk-bentuk kewirausahaan, sosial, budaya, agama, kesehatan, dan pendidikan. ”Berangkat dari hal sederhana itu, hampir semua permasalahan yang berkaitan dengan ekonomi di Desa Batorasang teratasi,” tutur Ketua KKN Stamidiya 01 Muzakki.

Kegiatan tersebut bertujuan mengembangkan kepekaan rasa dan kognisi sosial mahasiswa. Selain itu, membantu pembangunan perekonomian desa dengan mematuhi protokol kesehatan (prokes).

KKN Stamidiya 01 melakukan banyak hal yang berangkat dari permasalahan yang ada di masyarakat. Masalah itu ditelaah secara logis dan teliti sehingga menghasilkan potensi-potensi yang mampu dikembangkan dan dapat membangkitkan perekonomian.

Banyak produk yang dikembangkan masyarakat Desa Batorasang. Di antaranya, keripik sukun, ketela, singkong, gadung, kue pipis, bibit cabai polybag, dan kerajinan tangan pohon bambu. Semua produk tersebut sudah punya izin untuk dipasarkan di kelas lokal, bahkan nasional. Pengabdian itu juga mengajarkan proses pemasaran melalui online pada masa pandemi Covid-19.

Hampir semua permasalahan yang berkaitan dengan ekonomi di Desa Batorasang bisa dicarikan solusi. Mulai dari wirausaha pertanian, kerajinan tangan, hingga jajanan sehingga bisa mendongkrak perekonomian masyarakat, dan membangun jaringan usaha secara mandiri. (*/onk/par)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news