alexametrics
Sabtu, 06 Mar 2021
radarmadura
Home > Bangkalan
icon featured
Bangkalan

Komitmen Sukseskan Program Bangga Kencana

19 Februari 2021, 09: 42: 58 WIB | editor : Haryanto

PATUHI PROKES: Kepala Dinas KB-PPA (kanan) mendampingi Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron (Tengah) dalam rakor bangga kencana di Pendapat R. Pratanu, Rabu lalu (17/2).

PATUHI PROKES: Kepala Dinas KB-PPA (kanan) mendampingi Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron (Tengah) dalam rakor bangga kencana di Pendapat R. Pratanu, Rabu lalu (17/2). (Vivin Agustin Hartono/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN -  Rapat koordinasi penguatan program bangga kencana digelar di Pendopo R. Pratanyu Rabu laalu (17/2). Kegiatan itu, diprakarsai Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB-PPA) Bangkalan. 

Acara itu, dihadari langsung Bupati Bangkalan, R. Abdul Latif Amin Imron dan Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jatim, Sukaryo Teguh Santoso. 

Kepala Dinas KB-PPA Bangkalan Amina Rachmawati menjelaskan, bangga kencana merupakan program BKKBN. Tujuannya, untuk mewujudkan manusia yang berkualitas. 

Awalnya, program BKKBN  berupa dua anak cukup. Tujuannya untuk menekan laju pertumbuhan penduduk. Kemudian, bertransformasi menjadi dua anak lebih baik. 

Di era pandemi covid-19, BKKBN mengusung tagline dua anak lebih sehat. Hal tersebut, demi terwujudnya generasi yang sehat dan  berkualitas. Karena itu, diperlukan persiapan dari berbagai aspek.

"Mulai dari agamanya, pendidikan, sosial budayanya," imbuhnya. 

Untuk mendukung program bangga kencana, lembaganya akan memberikan pembinaan kepada para orang tua agar bisa mengedukasi anak-anaknya yang menginjak usia remaja. Sebab, kelak mereka akan membangun bahtera rumah tangga.

"Selain kepada orang tua, kami juga bakal mengedukasi anaknya secara langsung," tegasnya. 

Menurut Amina, dengan memiliki dua anak tidak hanya melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas. Tetapi, akan lahir perhatian dan kasih sayang yang lebih kepada anak. 

"Karena itu, bangga kencana ini tidak bisa dipisakan dari KLA (kota layak anak)," pungkasnya. (jup/par)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news