alexametrics
Minggu, 28 Feb 2021
radarmadura
Home > Sumenep
icon featured
Sumenep

Dipimpin Bupati Busyro, Sumenep Banyak Raih Penghargaan

17 Februari 2021, 22: 13: 25 WIB | editor : Abdul Basri

BERSEJARAH: Bupati Sumenep A. Busyro Karim dan Wabup (tengah) berfoto bersama Forum Silaturahmi Keraton Nusantara beberapa waktu lalu

BERSEJARAH: Bupati Sumenep A. Busyro Karim dan Wabup (tengah) berfoto bersama Forum Silaturahmi Keraton Nusantara beberapa waktu lalu (RadarMadura.id)

Share this      

KEPEMIMPINAN Bupati Sumenep A. Busyro Karim dan wakilnya, Achmad Fauzi, resmi berakhir hari ini (17/2). Kini, kursi orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu akan dilanjutkan Achmad Fauzi. Yakni, bupati terpilih hasil Pilkada 2020 yang berpasangan dengan wakilnya, Dewi Khalifah.

Perwujudan Sumenep Super Mantap yang dirancang sejak awal tentu bukan isapan jempol. Yakni, menjadikan Sumenep semakin sejahtera dengan pemerintahan mandiri, agamais, nasionalis, transparan, adil, dan profesional. Perubahan signifikan di berbagai sektor ke arah kemajuan dirasakan masyarakat Kota Keris sekarang.

Salah satunya, pemerataan pembangunan di wilayah daratan dan kepulauan. Baik dari pembangunan infrastruktur, layanan publik, maupun pengelolaan sumber daya alam (SDA) melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), yang mencerminkan kinerja pemerintahan yang kreatif, inovatif, dan disiplin.

MEMBANGGAKAN: Bupati Sumenep A. Busyro Karim (tengah) menerima penghargaan WTP dari Gubernur Jawa Timur Soekarwo (dua dari kiri) pada 2017.

MEMBANGGAKAN: Bupati Sumenep A. Busyro Karim (tengah) menerima penghargaan WTP dari Gubernur Jawa Timur Soekarwo (dua dari kiri) pada 2017. (RadarMadura.id)

Dengan demikian, tidak salah jika setiap tahun sejumlah penghargaan bergengsi berhasil disabet Pemkab Sumenep. Menjadi kebanggaan tersendiri atas tercapainya sederet program positif.  Semuanya dikemas sedemikian rupa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada sektor transportasi, Sumenep menjadi satu-satunya kabupaten di Madura yang memiliki tiga akses sekaligus. Yakni, jalur darat, laut, dan udara. Hal itu bisa dirasakan setelah Bandar Udara (Bandara) Trunojoyo Sumenep dioperasikan dan melayani penerbangan komersial. Dengan beroperasinya Bandara Trunojoyo, akses menuju Kabupaten Sumenep kian mudah dan cepat.

Di sektor ekonomi, 27 wilayah kecamatan di Sumenep sudah memiliki kantor perbankan. Pendirian puluhan perbankan itu tidak mudah. Apalagi, membentuk kantor perbankan di wilayah kepulauan.

Sektor kesehatan juga tidak bisa dipisahkan dari program peningkatan pelayanan. Salah satu cara yang dilakukan, membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abuya Kangean yang telah diresmikan pada 2020. Fasilitas kesehatan itu dibangun untuk melayani masyarakat kepulauan.

Sebelumnya, warga kepulauan harus pergi ke daratan dan menempuh perjalanan cukup jauh untuk mendapatkan layanan medis terbaik. ”Memimpin Sumenep yang luas ini tidak mudah. Apalagi, Sumenep memiliki wilayah daratan dan kepulauan. Perlu inovasi dan kreasi. Tidak bisa dan tidak akan cukup kalau hanya mengandalkan APBD,” ungkap Bupati Sumenep A. Busyro Karim.

Sejak awal A. Busyro Karim sudah membulatkan tekad untuk berjuang demi Sumenep yang lebih baik. Bupati dua periode itu juga sudah berkomitmen membangun Sumenep lebih maju. Karena sudah memiliki komitmen, suami Nurfitriana itu selalu dipertemukan dengan solusi saat menghadapi permasalahan.

”Misalnya, membentuk program prioritas untuk kepulauan. Dengan begitu, mampu mengurangi kesenjangan atau disparitas layanan kepada masyarakat kepulauan dan daratan. Warga Sumenep kepulauan maupun daratan harus sama-sama mendapat layanan prima dari pemerintah,” jelas bupati Sumenep ke-16 itu. (jun/par)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news