alexametrics
Senin, 08 Mar 2021
radarmadura
Home > Sumenep
icon featured
Sumenep

Bupati Resmikan PENS, Kampus Negeri Pertama di Sumenep

17 Februari 2021, 21: 14: 07 WIB | editor : Abdul Basri

BERSINERGI: Bupati Sumenep A. Busyro Karim (tiga dari kiri) berfoto dengan Direktur PENS (tiga dari kanan).

BERSINERGI: Bupati Sumenep A. Busyro Karim (tiga dari kiri) berfoto dengan Direktur PENS (tiga dari kanan). (AMINATUS SUHRA/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Serah terima aset kampus Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dari Pemkab Sumenep kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) digelar kemarin (16/2). Penyerahan aset dipimpin Bupati A. Busyro Karim kepada Direktur PENS Zainal Arief.

Direktur PENS Zainal Arief menuturkan, setelah dilakukan penyerahan aset, PENS Sumenep bertanggung jawab untuk terus mengembangkan sarana dan prasarana. Termasuk peralatan laboratorium dan peningkatan sumber daya manusia (SDM).

”Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemkab Sumenep yang sudah berkontribusi mengembangkan pendidikan di Kabupaten Sumenep.”Terima kasih kepada Pemkab Sumenep yang telah memberikan fasilitas untuk proses pembelajaran AKNS sejak 2012,” tuturnya.

RESMI: Penandatanganan serah terima gedung kampus PENS di Sumenep oleh Bupati A. Busyro Karim (kanan) dan Direktur PENS Zainal Arief (kiri) kemarin.

RESMI: Penandatanganan serah terima gedung kampus PENS di Sumenep oleh Bupati A. Busyro Karim (kanan) dan Direktur PENS Zainal Arief (kiri) kemarin. (AMINATUS SUHRA/RadarMadura.id)

Menurut dia, ada peningkatan jenjang pendidikan dari yang sebelumnya diploma II  menjadi diploma III. Hal itu sesuai dengan prodi induk yang ada di Surabaya. ”Nantinya ada kegiatan akademik dan nonakademik di kampus PENS Sumenep. Itu untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan PENS Sumenep,” ucapnya.

Dia menjelaskan, kampus PENS Sumenep terus menambah fasilitas pendidikan dan meningkatkan pelayanan. ”Saat ini kampus PENS Sumenep bisa ditempati program studi di luar kampus utama (PSDKU). Sejak 2019, sudah ada dua angkatan PSDKU. Bahkan, 43 mahasiswa dari dua angkatan mendapatkan beasiswa bidikmisi,” katanya.

Zainal Arief mengungkapkan, saat ini PENS bekerja sama dengan Pemkab Sumenep untuk mengembangkan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). ”Kami berharap dicanangkan program pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan ini,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep A. Busyro Karim menegaskan, letak kampus PENS  Sumenep sangat strategis. ”Dulu memang sempat ditempati sejumlah guru hingga akhirnya dibongkar. Tetapi, status tanahnya milik pemkab,” tegasnya.

A. Busyro Karim menyatakan, peresmian kampus PENS merupakan momen bersejarah. Sebab, PENS adalah perguruan tinggi negeri pertama di Kabupaten Sumenep. ”Ini (PENS, Red) satu-satunya kampus yang berstatus negeri dari tujuh perguruan tinggi yang ada di Sumenep,” ucapnya.

Dari segi kualitas pendidikan, kata Busyro, sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki PENS harus mampu bersaing. Bupati dua periode itu berharap pengelolaan kampus PENS di Sumenep benar-benar profesional sehingga menghasilkan manajemen modern dan bermutu.

”Keberadaan PENS ini diharapkan bisa mendongkrak indeks pembangunan manusia (IPM), khususnya di Kabupaten Sumenep. Pendidikan yang diselenggarakan di kampus PENS harus bisa mencakup wilayah kepulauan dan daratan,” ingatnya.

Busyro berpesan agar pihak kampus PENS di Sumenep harus intens menyosialisasikan program kepada masyarakat. ”Bagaimana caranya agar bisa merebut hati dan kepercayaan masyarakat. Jika benar-benar berkualitas, program apa pun yang ditawarkan kepada masyarakat pasti diminati,” tandas mantan ketua DPRD Sumenep itu.

Sebagaimana diketahui, kerja sama antara PENS dan Pemkab Sumenep ini berlangsung lama. Diawali dari community college (CC) pada 2002. Kemudian bertransformasi menjadi pendidikan vokasi berkelanjutan hingga menjadi pendidikan di luar domisili (PDD) pada 2012. (mi/par)

(mr/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news