alexametrics
Minggu, 28 Feb 2021
radarmadura
Home > Sumenep
icon featured
Sumenep

Pencarian Hari Ketiga Terganggu Cuaca

Korban Tenggelam KM Berhasil II

17 Februari 2021, 21: 12: 32 WIB | editor : Haryanto

DEMI KEMANUSIAAN: Nelayan melakukan pencarian korban tenggelam KM Berhasil II di perairan Gili Genting.

DEMI KEMANUSIAAN: Nelayan melakukan pencarian korban tenggelam KM Berhasil II di perairan Gili Genting. (Istimewa)

Share this      

SUMENEP – Pencarian nelayan hilang di perairan Gili Genting sejak tiga hari lalu terus dilakukan. Namun, tiga nelayan korban tenggelamnya KM Berhasil II belum berhasil ditemukan. Pencarian korban hilang itu juga sempat terganggu cuaca ekstrem.

Kasatpolair Polres Sumenep Iptu Agung Widodo menyampaikan, lima personel kembali diterjunkan untuk membantu pencarian korban. Mereka bergabung dengan tim dari Basarnas dan warga. Dalam pencarian mereka menyisiri lokasi berbeda.

Pencarian kali ini dilakukan tidak satu hari penuh dengan alasan faktor cuaca. Siang sekitar pukul 13.00 laut di lokasi pencarian diselimuti awan tebal. Sesekali angin kencang juga meningkatkan ketinggian gelombang.

Demi keselamatan, pencarian dihentikan sementara. Belum sampai di pelabuhan sudah turun hujan. Menurutnya, umumnya pencarian korban maksimal dilakukan selama 12 hari. Namun, finalnya tetap sesuai hasil rapat koordinasi dengan Basarnas.

”Biasanya selama 7 hari pencarian tidak ditemukan, nanti dirapatkan bersama pihak terkait lain. Apabila pencarian dilanjutkan, biasanya sampai hari ke-12,” jelasnya.

Lebih dari 12 hari kondisi korban sudah diperkirakan tidak utuh apabila sudah meninggal dunia. Kalaupun masih utuh, biasanya sudah berada jauh dari lokasi kejadian karena terseret arus. Sementara bangkai kapal yang tenggelam sudah menjadi wewenang pemilik.

”Kalau laka tunggal tidak perlu kami amankan untuk barang bukti. Itu sudah wewenang pemilik kapal itu sendiri,” jelasnya.

Kepala Desa Lobuk Mohammad Saleh menyampaikan, pencarian oleh warga juga masih dilakukan. Pada hari ketiga ini, dua kapal besar dan empat perahu nelayan dikerahkan. Namun hasilnya masih sama, belum ada korban yang berhasil ditemukan.

”Ya, belum ada korban yang ditemukan dan warga yang ikut membantu pencarian hari ini lebih banyak hari kedua,” jelasnya.

Insiden kecelakaan laut terjadi di perairan Pulau Gili Genting, Senin pagi (15/2). KM Berhasil II yang membawa 17 nelayan dan tenggelam itu gara-gara lambung kapal pecah usai diterjang ombak. Tiga penumpang kapal pencari ikan milik Syaiful Hidayat, warga Desa Lobuk, Kecamatan Bluto itu dinyatakan hilang. (jun/luq)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news