alexametrics
Sabtu, 06 Mar 2021
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Bawa Kabur Mobil Kekasih, Tersangka dan Korban 11 Tahun Jalin Hubungan

04 Februari 2021, 08: 45: 59 WIB | editor : Abdul Basri

DIBEKUK: Kanitreskrim Polsek Modung Bripka Poundra Kinan (kiri) bersama anggota menunjukkan BB dan tersangka Faruk Arifin di Mapolsek Modung, Selasa malam (2/2).

DIBEKUK: Kanitreskrim Polsek Modung Bripka Poundra Kinan (kiri) bersama anggota menunjukkan BB dan tersangka Faruk Arifin di Mapolsek Modung, Selasa malam (2/2). (HUMAS POLRES FOR RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN, Jawa Pos Radar Madura – Menjalin hubungan spesial dengan seseorang tidak selamanya berbuah kebahagiaan. Seorang sopir truk di Bangkalan justru menjadi korban pencurian kekasihnya sendirinya. Toyota Kijang yang diparkir di tempat kos dibawa kabur sang pacar.

Tindak kejahatan dilakukan karena adanya kesempatan. Hal itu yang dilakukan oleh Faruk Arifin alias Fara, 34. Warga Dusun Labisan, Desa Banjar, Kecamatan Galis, Bangkalan, itu kini harus merasakan hidup di ruang tahanan.

Dia ditangkap polisi karena diduga membawa kabur kendaraan bermotor milik kekasihnya. Yaitu, Amiruddin, 45, warga Desa Ketetang, Kecamatan Kwanyar, Bangkalan. Padahal, mereka sudah 11 tahun menjalin hubungan asmara.

Ceritanya, Amiruddin memarkirkan mobil Toyota Kijang di parkiran kosnya di Desa Langpanggang, Kecamatan Modung, pukul 08.00 Minggu (31/1). Sekitar pukul 17.00 Fara datang ke kos kekasihnya itu.

Kedatangannya untuk membawa kendaraan roda empat lansiran 1993 itu. Kendaraan bernomor polisi W 1795 T tersebut dibawa menggunakan kunci duplikat mobil yang ada di dalam dasbor. Dia berhasil membawa mobil merah marun tersebut tanpa sepengetahuan Amiruddin.

”Mobil dibawa oleh tersangka dan disembunyikan di Pasar Surya Kenjeran, Surabaya. Tujuannya, mobil tersebut hendak dijual,” ungkap Kapolsek Modung AKP Suwaji kemarin (3/2).

Mengetahui kendaraannya hilang, Amiruddin melapor ke polsek. Polsek Modung kemudian menerbitkan surat laporan polisi bernomor LP-B/01/II/RES.1.8/2021/Reskrim/Bangkalan/SPKT Polsek Modung tanggal 01 Februari 2021. Lalu, pihaknya melakukan penyelidikan.

Penelusuran petugas terbantu kesaksian warga. Sebab, pada saat kendaraan dibawa oleh Fara, ada warga yang melihat. ”Saat terlapor ke kos-kosan, pelapor tidak ada. Sedang bekerja. Korban kerja sebagai sopir truk,” ucapnya mewakili Kapolres Bangkalan AKBP Didik Hariyadi.

Berbekal laporan dan kesaksian warga itu, polisi terus memburu orang yang membawa kendaraan tersebut. Senin (1/2) pukul 21.00 Unit Reskrim Polsek Modung menemukan mobil di Pasar Surya Kenjeran, Surabaya.

Setelah itu, pihaknya melakukan penyitaan. Pada Selasa (2/2) pukul 19.00 Fara ditangkap di rumah keluarganya di Kenjeran, Surabaya.

Suwaji mengungkapkan, tersangka memang wanita pria (waria) berpenampilan layaknya perempuan. Fara dan Amiruddin punya hubungan kekasih selama 11 tahun. ”Korban sudah pernah menikah, tapi bercerai. Lalu menjalin hubungan dengan pelaku,” beber perwira pertama berpangkat tiga balok emas di pundaknya itu.

Barang bukti (BB) yang diamankan oleh polisi berupa satu unit mobil Toyota Kijang 1993 merah marun W 1795T. Buku kepemilikan kendaraan bermotor (BPKB) mobil nomor rangka KF50134657 dan nomor mesin 5K9155482 juga disita.

Selain itu, surat tanda nomor kendaraan (STNK) dan dua kunci mobil. Akibat perbuatan itu, Fara disangka melanggar pasal 362 KUHP tentang Pencurian. Tersangka terancam pidana penjara paling lama lima tahun.

Sebelumnya, kasus pembunuhan di wilayah utara Sampang dilakukan oleh kekasihnya sendiri. Tersangka dan korban sama-sama masih di bawah umur. Tersangka tega menghabisi nyawa pacarnya karena korban meminta tersangka bertanggung jawab atas kehamilannya.

(mr/rul/luq/bas/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news