alexametrics
Kamis, 29 Jul 2021
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal
20 Hari, Amankan 7 Budak Narkoba

Polisi Sita Sabu 7,85 Gram dan 2 Butir Inex

20 Januari 2021, 21: 04: 15 WIB | editor : Abdul Basri

DARURAT NARKOBA: Kapolres Sumenep AKBP Darman didampingi para PJU Polres Sumenep merilis tersangka kasus penyalahgunaan narkoba yang berhasil diungkap kemarin.

DARURAT NARKOBA: Kapolres Sumenep AKBP Darman didampingi para PJU Polres Sumenep merilis tersangka kasus penyalahgunaan narkoba yang berhasil diungkap kemarin. (RUSYDI ZAIN/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Sumenep oleh tim opsnal satnarkoba terus digencarkan. Selama 20 hari, ada tiga kasus dan tujuh tersangka yang berhasil diringkus. Ketujuh tersangka beserta barang bukti (BB) dirilis langsung oleh Kapolres didampingi para pejabat utama (PJU) Rabu (20/1).

Kapolres Sumenep AKBP Darman mengatakan, semangat Korps Bhayangkara mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba terus ditingkatkan. Menurut dia, seluruh jajaran polsek sudah diatensi khusus agar melakukan pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba. ”Alhamdulillah, sudah ada tujuh tersangka yang berhasil ditangkap,” katanya.

Darman mengatakan, total BB sabu-sabu (SS) yang berhasil disita dari tujuh tersangka sebanyak 7,85 gram. Selain itu, ada dua butir inex berlogo mahkota dan uang Rp 500 ribu. Dikatakan, tersangka penyalahgunaan narkoba yang berhasil ditangkap berperan sebagai pengedar, kurir, dan pemakai. Sampai saat ini pihaknya belum berhasil menangkap bandar.

Baca juga: Angkat Potensi Desa, Mahasiswa Agribisnis UTM Belajar Menulis Berita

”Wilayah Sumenep ini hanya dijadikan tempat pemasaran narkoba,” terang mantan Kasubdit Gakkum Ditpolair Polda Jawa Timur itu.

Dijelaskan, narkoba yang beredar di Sumenep dikirim dari wilayah Sampang dan Pamekasan. Selain itu, ada beberapa barang dari Banyuwangi yang diedarkan ke wilayah kepulauan. ”Tujuh tersangka ini mayoritas hanya mengenyam pendidikan sampai SMA dan umurnya juga di atas 25 tahun,” paparnya.

Darman berharap dukungan dan partisipasi seluruh warga Sumenep agar ikut membantu aparat kepolisian mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba. Minimalnya, membantu memberi informasi jika ada sesuatu hal mencurigakan di sekitar huniannya. ”Tujuh tersangka yang kami tangkap terdiri dari empat kurir, dua pengedar, dan satu pemakai,” ulasnya.

Ditambahkan, sampai saat ini pihaknya terus mengembangkan keterangan para tersangka. Sementara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketujuh tersangka dijerat pasal 112 ayat 1 dan 114 ayat 1 dan 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara. ”Ayo jauhi narkoba. Narkoba musuh kita bersama dan musuh negara,” pungkasnya. 

(mr/rus/yan/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news