alexametrics
Minggu, 17 Jan 2021
radarmadura
Home > Bangkalan
icon featured
Bangkalan

PT Mutiara Pulau Garam Luncurkan Beras Berkualitas

Pesawat Terbang Kemasan 5 Kg Memuaskan

08 Januari 2021, 13: 41: 33 WIB | editor : Abdul Basri

PELOPOR BERAS PREMIUM: Direktur Utama PT Mutiara Pulau Garam Djunaidie (tengah) foto bersama dengan karyawannya usai launching kemarin.

PELOPOR BERAS PREMIUM: Direktur Utama PT Mutiara Pulau Garam Djunaidie (tengah) foto bersama dengan karyawannya usai launching kemarin. (DAFIR FALAH/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN – Butuh beras berkualitas dan harga terjangkau? PT Mutiara Pulau Garam (MPG) solusinya. Perusahaan yang beralamat di Jalan Raya Sanggra Agung, Socah, Bangkalan, itu siap memenuhi kebutuhan masyarakat. Perusahaan itu meluncurkan beras merek Pesawat Terbang kemasan 5 kilogram kemarin (7/1).

Direktur Utama PT MPG Djunaidie mengutarakan, sebenarnya perusahaannya sudah berdiri sejak 14 bulan lalu. Namun, secara resmi baru bisa diluncurkan sekarang sebagai pelopor beras premium di Pulau Garam. ”Kami hadir di masyarakat. Setidaknya perusahaan kami ini bisa membantu meningkatkan perekonomian petani,” kata dia.

Menurut Djunaidie, perusahaan yang didirikan ini bergerak di bidang produksi beras. Kini tersedia beras kemasan 5 kilogram merek Pesawat Terbang. Beras yang diproduksi hanya berkualitas premium. ”Urusan kualitas tidak perlu diragukan. Bahkan, harganya terjangkau,” ujarnya.

Dia menyampaikan, kualitas tidak perlu diragukan karena PT MPG punya laboratorium sendiri yang bisa menentukan mutu beras yang diproduksi. ”Sepertinya di Madura, yang punya lab hanya PT MPG. Itu kelebihan kami,” terangnya.

Djunaidie menyatakan, kehadiran PT MPG tidak melulu urusan bisnis dan mencari keuntungan. Tetapi, PT MPG juga siap menampung gabah dan beras dari petani. Jika selama ini petani kesulitan ingin menjual hasil panen, PT MPG siap memfasilitasi.

”Karenanya, kami bukan sebatas bisnis, tapi ingin berkontribusi untuk meningkatkan perekonomian petani, terutama petani di Bangkalan,” sebutnya.

Dia menambahkan, beras yang diproduksi bukan tingkat medium, tetapi premium. Kendati demikian, ke depan pihaknya berharap bisa bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah. ”Harapan kami, bisa bersinergi dengan siapa saja,” pungkasnya. (par)

(mr/luq/daf/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news