alexametrics
Minggu, 17 Jan 2021
radarmadura
Home > Bangkalan
icon featured
Bangkalan

Blega Kembali Banjir, Jalan Nasional Macet, Warga Mengungsi

30 Desember 2020, 08: 20: 20 WIB | editor : Haryanto

TERDAMPAK: Polisi mengatur lalu lintas jalan nasional di Desa/Kecamatan Blega, Bangkalan Rabu (30/12).

TERDAMPAK: Polisi mengatur lalu lintas jalan nasional di Desa/Kecamatan Blega, Bangkalan Rabu (30/12). (Moh. Sugianto/RadarMadura.id)

Share this      

BANGKALAN - Banjir kembali terjadi di wilayah Kecamatan Blega, Bangkalan. Setidaknya enam dusun terendam air kiriman. Air tersebut merupakan dari wilayah utara.

Enam dusun yang terendam itu Dusun Karangkemasan, Pekadan, Pelanggaran, Segit, Sempar Utara, dan Sempar Laok. Semuanya berada di wilayah Desa Blega, Kecamatan Blega.

Akibat luapan sungai tersebut, jalur nasional yang menghubungkan  Bangkalan-Sampang macet total. Pantauan Jawa Pos Radar Madura, air mulai meluap sekitar pukul 04.00.

MELUAP: Banjir kembali menerjang Desa/Kecamatan Blega, Bangkalan, Rabu (30/12).

MELUAP: Banjir kembali menerjang Desa/Kecamatan Blega, Bangkalan, Rabu (30/12). (Moh. Sugianto/RadarMadura.id)

Sementara ketinggian air bervariasi. Pantauan di beberapa lokasi hampir 1,5 meter terjadi di Dusun Segit/ Kauman dan Dusun Sempar Utara. Sementara di Dusun Karangkemasan ketinggian air selutut orang dewasa. 

Di jalan raya nasional ketinggian air sekitar lutut orang dewasa. Praktis beberapa kendaraan tidak bisa melalui akses jalan tersebut.

”Air ini kiriman dari utara. Dari sungai Desa Kajjan, Desa Nyormanis. Karena semalam hujan di sana cukup deras," kata Supriyadi, 34, warga Dusun Sempar Utara.

Ketinggian air di wilayahnya cukup tinggi. Yakni sekitar 1,5 meter. ”Semua keluarga ngungsi karena cukup tinggi airnya,” katanya.

Dia berharap, Pemerintah Kabupten Bangkalan segera mencari solusi terkait banjir ini. Sebab, menurutnya banjir ini sudah menjadi rutinitas ketika memasuki musim penghujan. (gik/luq)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news