alexametrics
Minggu, 17 Jan 2021
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Kapolsek Engkos Sukses Berkat Dukungan Keluarga dan Pimpinan

23 Desember 2020, 21: 36: 24 WIB | editor : Abdul Basri

BONGKAR: AKP Engkos Sarkosi, SIK., MSi. (celana abu-abu) berhasil menemukan narkoba yang disembunyikan di dalam mobil.

BONGKAR: AKP Engkos Sarkosi, SIK., MSi. (celana abu-abu) berhasil menemukan narkoba yang disembunyikan di dalam mobil. (RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Semangat Kapolsek Sokobanah AKP Engkos Sarkosi sangat tinggi untuk memberantas narkoba. Hal itu tidak lepas dari dukungan penuh Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz dan Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta. Termasuk, keluarga besar dan tokoh masyarakat setempat.

Baginya, keberhasilan memberantas narkoba tersebut bukan seberapa banyak melakukan penangkapan. Tapi, seberapa banyak mengubah pemikiran dan kultur masyarakat agar mau berubah menjadi warga Sokobanah yang bebas barang haram.

”Keberhasilan saya ini berkat dukungan kedua orang tua, istri, anak serta militansi para anggota yang sangat luar biasa,” terangnya. ”Dan yang terpenting ada back up dari belakang seperti Kapolres dan Polda yang mendukung penuh,” kata ayah Evano dan Mysha itu.

BERPRESTASI: Kapolsek Sokobanah AKP Engkos Sarkosi, SIK., MSi. (kanan) menerima penghargaan dari Kapolres Sampang.

BERPRESTASI: Kapolsek Sokobanah AKP Engkos Sarkosi, SIK., MSi. (kanan) menerima penghargaan dari Kapolres Sampang. (RadarMadura.id)

Upaya yang dilakukan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2012 itu selama ini tidak hanya bertumpu pada upaya represif (penegakan hukum). Dia juga melakukan upaya preemtif (penyuluhan) dan represif (pencegahan) kepada masyarakat dengan pendekatan secara halus kepada masyarakat agar mau berubah menjadi Sokobanah yang beriman dan berprestasi.

Atas saran Kapolres, mantan Kasi Propam Polres Poso 2013–2014 itu membentuk Kampung Tangguh Semeru Bersih Narkoba di Desa Sokobanah Laok. Program tersebut berhasil karena masyarakat dengan sendirinya sadar, terbuka, dan memberikan informasi mengenai peredaran narkoba di wilayah masing-masing.

”Dalam kampung tangguh itu kami memberikan penyuluhan dan mengajak masyarakat agar mau berubah. Alhamdulillah sudah ada perubahan,” terang Engkos.

Saat menjabat Kanit Tipidter Satreskrim Polres Poso 2014, Engkos berhasil mengungkap jaringan terorisme dan menemukan bom sebelum diledakkan. ”Saya temukan di dalam tanah. Posisinya tinggal menunggu diledakkan saja,” tuturnya. (iqb/luq/par)

(mr/luq/bas/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news