alexametrics
Selasa, 01 Dec 2020
radarmadura
Home > Sumenep
icon featured
Sumenep

Bank Jatim Launching E-BPHTB

Layanan Cepat Berbasis Digital

20 November 2020, 13: 51: 05 WIB | editor : Haryanto

SIMBOLIS: Direktur Teknologi Informasi dan Operasi PT Bank BPD Jatim Tbk Tonny Prasetyo menyerahkan bantuan aplikasi e-BPHTB kepada Bupati Sumenep A. Busyro Karim.

SIMBOLIS: Direktur Teknologi Informasi dan Operasi PT Bank BPD Jatim Tbk Tonny Prasetyo menyerahkan bantuan aplikasi e-BPHTB kepada Bupati Sumenep A. Busyro Karim. (Junaidi Pondiyanto/RadarMadura.id)

Share this      

SUMENEP – Bank Jatim Cabang Sumenep meluncurkan program layanan elektronik bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (e-BPHTB) kemarin (19/11). Layanan transaksi digital itu dibuat untuk mempermudah masyarakat membayar pajak secara online. Program e-BPHTB tersebut hasil kerja sama Bank Jatim Cabang Sumenep dengan Pemkab Sumenep.

Direktur Teknologi Informasi dan Operasi PT Bank BPD Jatim Tbk Tonny Prasetyo menyampaikan, aplikasi dirangkai khusus untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat membayar pajak secara online. Bank Jatim mengutamakan transaksi nontunai agar lebih mudah dan cepat. Aplikasi e-BPHTB diharapkan bisa mengoptimalkan peningkatan PAD kabupaten/kota di Jatim.

Menurut Tonny Prasetyo, pada masa pandemi Covid-19, pihaknya mengajak seluruh nasabah dan mitra kerja untuk memanfaatkan layanan digital. Dengan demikian, nasabah dan mitra kerja dapat melakukan transaksi perbankan secara instan. Di mana saja dan kapan saja tanpa bertatap muka dan bersentuhan. ”Layanan yang bisa diakses cukup melalui handphone nasabah dan mitra kerja,” ucapnya.

TURUN LANGSUNG: Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IV Jatim Difi Ahmad Johansyah (dua dari kanan) menyerahkan uang pecahan Rp 75 ribu edisi spesial secara simbolis kepada masyarakat Sumenep.

TURUN LANGSUNG: Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IV Jatim Difi Ahmad Johansyah (dua dari kanan) menyerahkan uang pecahan Rp 75 ribu edisi spesial secara simbolis kepada masyarakat Sumenep. (Junaidi Pondiyanto/RadarMadura.id)

Tonny Prasetyo berharap Bank Jatim Cabang Sumenep terus bersinergi dengan pemerintah. Sehingga, bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengembangkan potensi Sumenep. ”Semoga Bank Jatim terus menjadi mitra kerja yang baik dan berjalan beriringan dengan program pemerintah,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah IV Jatim Difi Ahmad Johansyah menyampaikan, Sumenep memiliki potensi besar yang harus dimanfaatkan. Karena itu, harus memanfaatkan e-BPHTB dan menggunakan quick response code Indonesian standard (QRIS). ”Dengan memanfaatkan aplikasi ini bisa mengoptimalkan PAD,” katanya.

Menurut dia, penggunaan QRIS sebagai standardisasi pembayaran nontunai dengan QR code menjadi sesuatu yang tidak bisa dihindari. Akhirnya, masyarakat dihadapkan pada masa melakukan transaksi dengan cara nontunai. ”Saya berharap Bank Jatim bisa menjadi pionir dalam pengembangan transaksi digital untuk wilayah Jawa Timur,” harapnya.

Kepada koran ini, Bupati Sumenep A. Busyro Karim menyampaikan, penggunaan e-BPHTB pasti akan meningkatkan beberapa hal. Misalnya, transparansi setiap transaksi. Termasuk efisiensi waktu. Sebab, transaksi bisa dilakukan kapan dan di mana saja. Hal itu sangat mendukung capaian PAD.

”Tidak mungkin ada pemotongan saat bertransaksi. Berbeda situasinya apabila masih melakukan transaksi secara manual,” jelasnya. (jun/par)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news