alexametrics
Selasa, 01 Dec 2020
radarmadura
Home > Hukum & Kriminal
icon featured
Hukum & Kriminal

Dibunuh di Pamekasan, Dibuang ke Sumenep

Sakit Hati, Jadi Alasan Tersangka Bunuh Agus

19 November 2020, 23: 22: 21 WIB | editor : Haryanto

GEGER: Polisi saat berada di sekitar lokasi penemuan mayat Agus di Guluk-Guluk.

GEGER: Polisi saat berada di sekitar lokasi penemuan mayat Agus di Guluk-Guluk. (Istimewa)

Share this      

PAMEKASAN - Kasus penemuan mayat di Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep pada Kamis lalu (19/11) akhirnya terungkap. Itu setelah, Satreskrim Polres Pamekasan menetapkan pria berinisial MS sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap Agus tersebut.

Kasatreskrim AKP Adhi Putranto Utomo mewakili Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar membenarkan telah mengamankan MS. Sebab, warga Desa Tebul Timur tersebut diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap Agus, 23, warga Desa Bulangan Haji, Kecamatan Pegantenan.

"Peristiwa pembunuhan tersebut tidak terjadi di Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep. Namun, terjadi di Desa Lebbek, Kecamatan Pakong," ucapnya.

Berdasar pengakuan sementara MS, pasca melakukan pembunuhan pada malam itu, mayat Agus lalu dibawa ke sebuah desa di Kecamatan Guluk-Guluk. "Diangkut pakai mobil oleh MS sendirian, lalu dibuang ke jurang," ungkap Adhi.

Menurut Adhi, sampai saat ini pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut. "Kejadiannya sekitar pukul 21.45. Setelah itu langsung dibuang ke jurang yang ada di Dusun Gunong, Desa Bragung, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep," tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, sambung Adhi, motif pembunuhan tersebut diduga karena hutang-piutang. "MS menagih hutang. Tapi, tidak dibayar dan dibikin emosi. Sebab, perkataan Agus kasar dan menyakiti hati tersangka," tukasnya. (ky)

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news