alexametrics
Minggu, 01 Nov 2020
radarmadura
Home > Pamekasan
icon featured
Pamekasan

RS Nindhita Klaim Sesuai Prosedur

13 Oktober 2020, 00: 02: 17 WIB | editor : Haryanto

KESAL: Anggota DKR Sampang memasang segel lagi di pintu masuk RS Nindhita, Senin (12/10).

KESAL: Anggota DKR Sampang memasang segel lagi di pintu masuk RS Nindhita, Senin (12/10). (Anis Billah/RadarMadura.id)

Share this      

SAMPANG – Manajemen Rumah Sakit (RS) Nindhita melawan. Spanduk tanda segel yang dipasang Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) diturunkan. Pihak rumah sakit menganggap itu mengganggu.

Humas RS Nindhita Mat Sanin menyayangkan langkah DKR Sampang. Sebab, penjelasan yang didengar DKR hanya dari pihak pasien. Seharusnya, kata dia, tabayun atau klarifikasi terlebih dahulu ke manajemen RS Nindhita. ”Kalau tabayun dulu kan enak. Kami akan jelaskan masalahnya,” tuturnya.

Dia mengklaim penanganan kepada pasien sudah sesuai prosedur. Sanin membantah jika pihaknya menolak pasien yang hendak bersalin dengan menggunakan layanan BPJS Kesehatan. Hanya saat itu saja dokter penanggung jawab pasien (DPJP) sedang berada di luar kota.

Karena itu, pihaknya menyarankan agar pasien atas nama Mariyah itu dirawat di RSUD dr Mohammad Zyn Sampang. Sebab, jika dipaksakan ditangani di RS Nindhita, khawatir berakibat buruk terhadap pasien dan janin. Di samping itu, kondisi pasien tidak bisa lahir normal. Harus operasi Caesar.

”Kalau kondisi pasien tidak gawat banget. Hanya, persalinan pasien harus operasi Caesar. Makanya, kami sarankan ke RSUD agar cepat ditangani,” kata Sanin. (bil/luq)

Selengkapnya baca Jawa Pos Radar Madura edisi Selasa, 13 Oktober 2020.

(mr/*/yan/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news